Expo Kutai Timur Raup Rp4,25 Miliar, Bupati Tekankan Investasi Harus Serap Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 25 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Expo Kutai Timur 2026 mencatat nilai transaksi sekitar Rp4,25 miliar. Capaian tersebut menjadi salah satu hasil rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Kutai Timur. Namun, di tengah geliat ekonomi dan rencana investasi berskala besar, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan pentingnya memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Ketua Panitia Pelaksana Expo Kutai Timur 2026, Trisno, mengatakan pelaksanaan expo tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Pengunjung terus berdatangan hingga hari terakhir penyelenggaraan.

Ketua Panitia Pelaksana Expo Kutai Timur 2026, Trisno. (Meika/ sgtk)

“Penyelenggaraan expo tahun ini dapat dikatakan sesuai dengan target, terutama dengan total transaksi sejumlah Rp4,25 miliar,” ujar Trisno dalam laporannya.

Selain mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, Expo Kutai Timur 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-27 Kabupaten Kutai Timur yang diisi dengan berbagai agenda kebudayaan, kepemudaan, serta pelibatan berbagai unsur masyarakat.

Meski mencatat transaksi miliaran rupiah, keberhasilan kegiatan ekonomi daerah tidak hanya diukur dari nilai transaksi selama acara berlangsung. Tantangan berikutnya adalah menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi serta memastikan peluang usaha dan investasi mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyoroti sejumlah rencana investasi berskala besar yang diproyeksikan masuk ke daerah. Di antaranya, proyek hilirisasi batu bara melalui gasifikasi menjadi metanol dengan nilai investasi sekitar Rp41 triliun serta rencana investasi sekitar Rp30 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy. Kedua proyek tersebut diperkirakan mulai berproduksi pada rentang 2029–2030.

Ardiansyah menegaskan, besarnya nilai investasi harus diikuti dampak nyata terhadap perkembangan ekonomi kerakyatan dan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur.

Baca Juga  Bupati Sebut Tata Keuangan Salah Satu Faktor Penting Menuju Koperasi Sehat

“Bagaimana investasi itu memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi kerakyatan, terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kutai Timur,” tegasnya.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat memberikan sambutan. (Meika/ sgtk)

Ia meminta perangkat daerah terkait, khususnya instansi yang membidangi ketenagakerjaan, agar proaktif menjalin komunikasi dengan perusahaan yang berinvestasi di Kutai Timur. Langkah tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja serta memastikan masyarakat lokal memperoleh kesempatan untuk bekerja dan terlibat dalam kegiatan industri.

“Jangan kita hanya melihat ada perusahaan, ada apa, tapi kita hanya berdiam diri. Lakukan dengan segera komunikasi. Apa yang harus kita lakukan,” imbuh Ardiansyah.

Menurutnya, pemerintah daerah juga perlu mengidentifikasi peluang kerja yang tersedia bagi masyarakat setempat dan menghitung dampak berantai (multiplier effect) investasi terhadap perekonomian regional. Dengan demikian, keberadaan industri tidak hanya memberikan keuntungan bagi perusahaan, tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor usaha lainnya.

Ardiansyah turut menekankan pentingnya pengembangan ekonomi masyarakat hingga tingkat desa melalui berbagai kegiatan produktif, termasuk program padat karya. Upaya tersebut dinilai perlu berjalan beriringan dengan investasi berskala besar agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas.

Dengan nilai transaksi Expo Kutai Timur 2026 mencapai Rp4,25 miliar dan proyeksi investasi puluhan triliun rupiah pada tahun-tahun mendatang, keberhasilan pembangunan ekonomi daerah pada akhirnya ditentukan oleh sejauh mana pertumbuhan tersebut membuka kesempatan kerja, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. (Mk/ sgtk)

630Dibaca

Berita Terkait

Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur
Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan
Perputaran Ekonomi UMKM di Kutim Expo Tembus Rp4 Miliar, DPMPTSP Siapkan Penambahan Tenda
HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader
Bupati Kutai Timur Tekankan Pelayanan Terbaik, RSUD Kudungga Disiapkan dengan Fasilitas Lebih Memadai
Ancaman Stroke di Daerah, Pemkab Kutai Timur Perkuat Kompetensi Medis dan Layanan “Time Is Brain”
Mahyunadi Tekankan Akurasi Data dan Sinergi Lintas Sektor dalam Program Perlindungan Sosial Digital
Setkab Raih Dua Gelar Sekaligus di Kutim Expo 2026, Sabet Juara Umum dan Stand OPD Terbaik

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:07 WITA

Bupati Kutai Timur Pastikan Peluang Sekolah Spesialis untuk Dokter PNS dan PPPK Terbuka, Asal Sesuai Prosedur

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:11 WITA

Bupati Kutai Timur Dorong Pemerataan Layanan Dokter Spesialis hingga ke Kecamatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:21 WITA

Expo Kutai Timur Raup Rp4,25 Miliar, Bupati Tekankan Investasi Harus Serap Tenaga Kerja Lokal

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:27 WITA

HUT ke-62 Golkar, Khairuddin Ingatkan Pentingnya Persatuan Antarkader

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:22 WITA

Bupati Kutai Timur Tekankan Pelayanan Terbaik, RSUD Kudungga Disiapkan dengan Fasilitas Lebih Memadai

Berita Terbaru