Tinjau Kembali Lokasi Jalan Longsor, Bupati Pastikan Sudah Bisa Dilalui

Selasa, 30 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Tinjau kembali lokasi jalan longsor, bupati pastikan sudah bisa dilalui. Seperti diberitakan sebelumnya, jalan nasional yang berada di KM26 poros Sangatta – Bontang sempat mengalami macet panjang akibat longsor. Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman langsung merespon cepat dengan meninjau langsung lokasi. Hari ini Selasa (30/11/2021), Bupati tinjau kembali lokasi jalan longsor. Setiba di lokasi, bupati pastikan sudah bisa dilalui kembali.

“Beberapa waktu lalu sempat terjadi kemacetan hingga 5 Km lebih. Karena, jalan ini memang terputus dan ada kendaraan berat yang tidak dapat lewat. Dengan koordinasi dan berkolaborasi, mulai dari Dinas PU, Anggota DPRD Kutim, BBPJN Kaltim dan perusahaan PT KPC, Alhamdulilah saat ini sudah dapat dilewati,” kata Ardiansyah.

bupati tinjau progres perbaikan jalan longsor
Nampak Bupati Kutai Timur Ardiasnyah Sulaiman tengah meninjau progres perbaikan jalan longsor yang terjadi di poros Sangatta-Bengalon (30/11/2021). (foto: Istimewa)

 

Orang nomor satu di Kutai Timur itu pun menyampaikan apresiasinya setelah melihat progres di lapangan. “Terima kasih kepada para pihak yang telah membantu,” ucap Bupati.

Unit alat berat berjenis PC 300 pun diturunkan dari PT KPC untuk membantu kendaraan yang terjebak. Unit tersebut juga digunakan untuk membantu membuka jalan serta melebarkan akses jalan yang rusak akibat longsor. Selain PT KPC, bantuan juga datang dari Angoota DPRD Kutai Timur, Masdari Kidang. Bantuan tersebut, berupa batu merah yang digunakan untuk pengerasan jalan.

Tampak hadir dalam kunjungan tersebut, Kadis PU Kutim M Muhir, Perwakilan PT Kaltim Prima Coal (KPC) Felly Lung, perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Herry Susanto, serta Wakil Ketua DPRD Kutim, Arfan didampingi Anggota DPRD Kutim, Masdari Kidang.

Bupati menyebut bahwa ruas jalan yang rusak merupakan jalur utama perekonomian masyarakat. Karena jadi penghubung antar kecamatan di pesisir yang ada di Kabupaten Kutim. Ardiansyah menilai, lalulintas yang padat menunjukkan bahwa roda perekonomian di Kutim sangat tinggi.

Baca Juga  Faizal Rahman Dapati Masih Ada Perusahaan Gunakan BBM Bersubsidi

Dalam kunjungan tersebut, Ardiansyah mengungkap kondisi vitalnya jalan antar provinsi tersebut. Dirinya lantas meminta pihak BBPJN agar segera memperbaiki kondisi jalan sepanjang Trans Kalimantan yang melewati Kutim. Sebab jalan Trans Kalimantan menjadi domain pemerintah pusat.

kondisi jalan poros yang longsor kini sudah bisa dilalui
Kondisi jalan poros Sangatta – Bengalon Km26 yang longsor hari Minggu lalu, saat ini (30/11/2021) sudah bisa dilalui. Arus lalulintas pun berangsur normal. (foto: Istimewa)

“Di hari pertama PT KPC telah menurunkan unit alat berat untuk memastikan kemacetan dapat diatasi dan diurai agar berjalan dengan baik, ini semua sesuai dengan arahan dan himbauan dari Bapak Bupati melalui Kepala Dinas PU,” ungkap Superintendent Public Communication ESD PT KPC Felly Lung di kesempatan yang sama.

Felly Lung mengatakan pihaknya terkait jalan longsor di jalan poros Sangatta – Bengalon, selalu berkoordinasi dengan Dinas PU dan juga Anggota DPRD Kutim Dapil II, Masdari Kidang. Saat ini, jalan poros Sangatta –  Bengalon sudah bisa dilalui kendaraan bermuatan berat, dan akses sementara kembali berangsur normal seperti biasanya.

 

“Ya jadi untuk kemacetan akibat kerusakan jalan sementara sudah teratasi, mudah-mudahan dengan ini tidak lagi menghambat lalu lintas masyarakat , baik dari Sangatta ke Bengalon maupun sebaliknya,” pungkas Felly.(/adv/bl)

 

611Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru