Tanggapi Keluhan Warga Soal Jembatan Rusak, Joni Sanggupi Gunakan Biaya Pribadi

Kamis, 3 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teluk Pandan, Sangattaku.com – Tanggapi keluhan warga soal jembatan rusak, Joni sanggupi gunakan biaya pribadi. Warga Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, mengeluhkan salah satu akses jembatan yang mulai rusak. Warga mengaku, jembatan tersebut merupakan salah satu akses untuk mengangkut hasil pertanian di Desa Teluk Pandan.

Kondisi jembatan menurut warga, sudah cukup membahayakan jika dilintasi kendaraan, mengingat kondisi jembatan yang terbuat dari kayu ulin tersebut sudah berangsur lapuk. Tanggapi keluhan warga atas jembatan tersebut, Ketua DPRD Kutai Timur, Joni, S.Sos langsung turun dan meninjau langsung keadaan jembatan.

“Kedatangan saya ke Desa Teluk Pandan ini menindaklanjuti komitmen saya untuk membantu dan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah disampaikan ke DPRD kemarin,” ujarnya Joni di sela kegiatan peninjauan (03/11/2022).

Joni mengatakan, sebagai wakil rakyat sudah selayaknya harus memiliki kepekaan, tidak hanya akan aspirasi, melainkan juga keluhan masyarakat. Dengan begitu, Joni melanjutkan, pemerintah bisa secepatnya mencari dan meberikan solusi secepatnya.

Tanggapi Keluhan Warga Soal Jembatan Rusak, Joni Sanggupi Gunakan Biaya Pribadi
Ketua DPRD Kutai Timur, Joni, S.Sos menyempatkan diskusi bersama beberapa warga saat meninjau jembatan rusak di Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan (03/11/2022). (foto: Istimewa/)

Didampingi beberapa warga, Joni cukup terkejut melihat kondisi jembatan. Menurut Joni, jembatan tersebut memang sudah tidak layak untuk digunakan, apalagi jika dilintasi kendaraan yang bermuatan hasil pertanian.

“Kondisi jembatan yang rusak ini sangat membahayakan warga yang kerap melintasinya. Semua jembatan terbuat dari kayu ulin tersebut memang sudah saatnya diperbaiki,” ujar Joni prihatin.

Kedatangan Ketua DPRD Kutai Timur disambut gembira oleh warga. Terlebih, Joni menyanggupi akan melakukan penanganan perbaikan jembatan secepat mungkin, menggunakan dana pribadinya.

“Secepatnya akan kita lakukan penanganan untuk kerusakan kecil yang selama ini diperbaiki warga secara apa adanya, akan kita ganti pake ulin,” papar Joni.

Tanggapi Keluhan Warga Soal Jembatan Rusak, Joni Sanggupi Gunakan Biaya Pribadi
Ketua DPRD Kutai Timur, Joni, S.Sos menyempatkan diskusi bersama beberapa warga saat meninjau jembatan rusak di Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan (03/11/2022). (foto: Istimewa/)

Joni mengungkapkan, hal tersebut ia lakukan agar roda perekonomian masyarakat sekitar yang bergantung pada keberadaan jembatan untuk mengangkut hasil pertanian, bisa kembali pulih.

Baca Juga  Menuju Kutai Timur Tangguh, Rapat Paripurna XXXV Bahas Visi Pembangunan 5 Tahun Kedepan

“Jembatan ini sudah lama tidak bisa dilalui mobil untuk membawa hasil pertanian, semoga ini bisa terwujud dan memperlancar akses masyarakat dalam mengeluarkan hasil pertanian,” jelas Joni lebih lanjut.

Warga yang hadir pun, mengapresiasi atas tinjauan yang dilakukan oleh Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut. Warga pun berharap, apa yang dilakukan Joni selaku Ketua DPRD Kutai Timur saat ini, bisa menjadi contoh yang baik untuk para wakil rakyat lainnya.

“Alhamdulillah, Ketua DPRD Kutim sangat serius menindaklanjuti aspirasi dan permohonan masyarakat kami, agar jembatan yang rusak diperbaiki. Apalagi, untuk kerusakan kecil pada jembatan kayu ulin akan dibiayai sendiri oleh Ketua DPRD Kutim,” ucap salah satu warga yang turut hadir di lokasi.(*/bl)

763Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru