Joni Dorong Pemerintah Bentuk Tim Data Ulang Titik Kerusakan Jalan

Senin, 14 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Joni dorong pemerintah bentuk tim, data ulang titik kerusakan jalan. Peningkatan infrastruktur saat ini masih menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Melalui Musyawarah Pembangunan (Musrembang) pembangunan prioritas pun sejatinya telah ditentukan. Begitu pula dengan peningkatan kualitas jalan, beberapa jalan yang mengalami kerusakan, telah masuk dalam usulan-usulan saat Musrembang.

Namun, struktur tanah dan kondisi cuara di Kutai Timur, kerap kali menimbulkan titik baru kerusakan jalan. Untuk itu, Ketua DPRD Kutai Timur, mendorong Pemerintah Kabupaten, melalui OPD terkait agar dapat terjun ke lapangan meninjau titik-titik jalan yang rusak. Sebab menurut Joni, jika hanya berdasar data hasil Musrembang, tentu tidak relevan lagi.

“Karena kondisi jalan di pedalaman setiap waktu pasti ada perubahan. Terutama dengan kondisi curah hujan tinggi seperti saat ini,” terangnya.

Joni Dorong Pemerintah Bentuk Tim Data Ulang Titik Kerusakan Jalan
Ketua DPRD Kutai Timur, Joni, S.Sos.(foto:bl/sangattaku)

Hal ini bukan tanpa dasar, Joni mengaku, mendapati banyak laporan dari warga terkait jalanan penghubung yang kini rusak parah.

“Salah satunya jalan di kawasan pedalaman, yang menghubungkan antar desa, kecamatan hingga kabupaten,” kata Ketua DPRD Kutim Joni(14/11/2022).

“Apalagi sekarang musim hujan, tentu kondisinya semakin tidak memungkinkan. Bahkan warga dari kecamatan-kecamatan di pedalaman melaporkan bahwa jalannya rusak parah,” sambungnya.

Untuk itu, dirinya berharap, 2023 mendatang,pemerintah bisa benar-benar fokus dalam pembangunan peningkatan jalan.

“Mau itu ditingkatkan dengan pengaspalan atau cor beton, yang jelas memang berdasarkan usulan dan harapan masyarakat,” sebutnya.

“Kalau perlu dicari titik-titik yang benar-benar prioritas. Yang betul-betul dibutuhkan masyarakat,” imbuh politikus PPP itu.

Melanjutkan, Joni meyakini, pemerintah pastinya telah mengetahui hal tersebut. Apalagi sudah sering melakukan blusukan ke kawasan pedalaman.

“Pasti tahu lah di mana saja titik jalan rusak yang perlu perhatian,” pungkas Joni.(*/bl)

Berita Terkait

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Selasa, 15 September 2026 - 20:33 WITA

Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA