Program Penanganan Dampak Inflasi, Kasmidi Bagikan 169 Mesin Ketinting ke Nelayan

Selasa, 15 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Program Penanganan Dampak Inflasi, Kasmidi Bagikan 169 Mesin Ketinting ke Nelayan. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Timur (Kutim), Kasmidi bagikan 169 mesin ketinting 15pk untuk 15 kelompok nelayan yang tersebar di tujuh kecamatan di Kutim.

Bantuan ini merupakan program penanganan dampak inflasi akibat kenaikan harga BBM. Tidak hanya itu, sebelumnya Pemkab Kutim juga telah mengadakan pasar murah bagi warga yang terdampak akibat kenaikan harga BBM tersebut.

Didampingi Kepala DKP Suriansyah, Camat Sangatta Utara Hasdiah dan Ketua KTNA Suherman, Wakil Bupati Kasmidi Bulang secara simbolis menyerahkan bantuan mesin ketinting tersebut kepada nelayan yang hadir, Selasa (15/11/2022) di halaman Kantor DKP Kutim.

Program Penanganan Dampak Inflasi, Kasmidi Bagikan 169 Mesin Ketinting ke Nelayan
Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Suriansyah serta Camat Sangatta Utara, Hasdiah, secara simbolis menyerahkan bantuan mesin ketinting kepada salah satu nelayan.(foto:/istimewa)

Kasmidi menyampaikan, pemberian bantuan ini berdasarkan instruksi presiden terkait penanggulangan inflasi daerah. Dalam instruksi presiden tersebut memerintahkan agar dua persen dari APBD dialokasikan untuk kegiatan bantuan kepada masyarakat.

Dirinya juga menegaskan terkait dasar ketentuan bantuan ini, bahwa penerima bantuan ini harus jelas legitimasinya, kelompok nelayan harus sudah terdaftar dan belum pernah mendapat bantuan.

Kasmidi menambahkan, program penanganan inflasi atas kenaikan BBM ini tersebar di beberapa instansi, seperti di DKP ini berikan bantuan dalam bentuk mesin ketintang untuk para nelayan, sementara Disperindag memberikan bantuan berupa sembako murah.

“Di Dinas Sosial berikan bantuan dalam bentuk BLT, sementara bantuan dari Dinas Pertanian berupa bibit unggul untuk para petani, dari Dinas Koperasi UKM ada bantuan untuk koperasi-koperasi, dan ada juga dari Dinas Perhubungan yang memberikan bantuan berupa subsidi transportasi bagi para penjual untuk mengangkut barangnya,” papar Kasmidi.

“Semua ini bagian yang diperbolehkan, karena juknis program ini sudah jelas,” pungkasnya.(*/yr)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru