Sinergi TAPD dan OPD dalam Rapat Pimpinan Pemkab Kutai Timur Terjemahkan Visi Misi Kepala Daerah ke dalam Rencana Kerja

Selasa, 27 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baner Kominfo

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menyelenggarakan rapat pimpinan yang bertujuan untuk membahas capaian program kegiatan tahun 2023 dan merencanakan langkah-langkah kerja untuk tahun 2024. Kegiatan ini diinisiasi oleh Bagian Administrasi Pembangunan Setkab Kutim dan dibuka oleh Sekretaris Kabupaten (Seskab) Kutim, Rizali Hadi, di Ballroom Hotel Mercure pada Senin (26/6/2023).

Suasana Rapat Pimpinan yang tengah berlangsung. (*/ist)

Dalam sambutannya, Seskab Rizali Hadi menjelaskan bahwa rapat pimpinan kali ini memiliki kekhasan tersendiri karena pentingnya mencapai kesamaan pandangan dan persepsi antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Kutai Timur.

“Dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah, kita harus secara keseluruhan menterjemahkan visi misi kepala daerah menjadi rencana strategis (Renstra) di masing-masing OPD,” ujar Rizali Hadi, yang didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Zubair, serta Kabag Administrasi Pembangunan, Insan Bowo Asmoro.

Dari Renstra masing-masing OPD, lanjut Rizali Hadi, rencana kerja (Renja) dapat dihasilkan dan disusun setiap tahun. Hal ini penting untuk tergambar dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) secara keseluruhan. Renja yang telah disusun menjadi bahan diskusi TAPD dalam rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kutim, sehingga dapat menghasilkan Konsep Rencana Kerja OPD yang diwujudkan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

“Dalam penyusunan Renja, kita mengacu pada Renstra. Renstra ini juga mengandung indikator-indikator kinerja yang harus diwujudkan,” tegasnya kepada para Kepala OPD, camat, dan undangan yang hadir.

Rapat ini juga menjadi forum untuk membahas secara detail mengenai Renja sebagai tahap pra-asistensi. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa Renja yang disusun sesuai dengan visi misi daerah, karena setiap tahun terdapat tema pembangunan yang telah dirancang oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Baca Juga  Proyek Jalan dan Pengoperasian Pelabuhan Kenyamukan Berjalan Bertahap

“Pada akhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati, visi misi tersebut harus tergambar dengan jelas. Tema pembangunan ini telah disusun secara cermat oleh Bappeda. Dalam pertemuan ini, terdapat keterkaitan antara TAPD dan OPD dalam saling mengisi,” tambahnya.

Rizali Hadi juga memberikan pesan kepada semua peserta rapat untuk tidak mengandalkan operator yang dapat berkreasi sendiri dan keluar dari jalur yang telah ditentukan.

Setelah pembukaan rapat, dilanjutkan dengan sesi moderasi yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Zubair, serta pemaparan dari 14 OPD yang hadir, termasuk Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan, Dinas Perkim, Diskominfo Perstik, Disdikbud, dan lainnya.

Dengan digelarnya rapat pimpinan ini, diharapkan terjadi evaluasi yang komprehensif terhadap capaian program Pemkab Kutai Timur serta perencanaan yang matang untuk tahun 2024, sehingga pembangunan di kabupaten ini dapat terus berjalan dengan baik. (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

760Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru