Bupati Kutai Timur Dorong BPBD Maksimalkan Peran dalam Mitigasi Bencana

Selasa, 8 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk terus memaksimalkan perannya dalam melakukan mitigasi terhadap potensi bencana yang bisa terjadi di seluruh wilayah Kutim. Pernyataan ini disampaikan oleh Ardiansyah Sulaiman saat membuka Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami yang diselenggarakan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan di Balai Pertemuan Umum kantor Camat Sangkulirang pada Selasa, 08 Agustus 2023.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat menyampaikan sambutan pada pembukaan SLG. (*/ist)

Dalam sambutannya, Ardiansyah Sulaiman menekankan pentingnya peran BPBD dalam menjaga sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS), terutama dalam mengawasi alat tersebut agar selalu siap digunakan. Ia mengingatkan agar alat EWS tidak dibiarkan tanpa pengawasan, sehingga petugas BPBD bisa segera melaporkan potensi bahaya atau informasi lain yang memerlukan tindak lanjut pencegahan.

“Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana adalah langkah awal yang penting, karena melalui langkah ini kita bisa merumuskan tindakan yang tepat dan memberikan arahan kepada masyarakat dalam menghadapi bencana, terutama di wilayah Kutim,” kata Ardiansyah Sulaiman.

Ia juga menyoroti pentingnya alat EWS yang merupakan sumber informasi langsung terkait kondisi bencana, seperti titik gempa, gelombang, angin, dan titik api (blankspot). Ardiansyah Sulaiman menganggap alat ini sangat penting untuk memberikan informasi peringatan dini kepada masyarakat.

Kepala BPBD Kutim, M Idris Syam, merespons dengan menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan personel untuk memantau informasi yang ditampilkan pada alat EWS. Ia menjelaskan bahwa alat ini sangat membantu dalam memberikan informasi peringatan dini terhadap potensi bencana di daerah, termasuk dalam menghadapi musim kemarau dan memantau daerah-daerah blankspot yang berpotensi terjadi kebakaran.

Baca Juga  Penanaman 4 Ribu Mangrove di Kutai Timur: Upaya Pulihkan Alam

Dengan dukungan dan kesadaran dari semua pihak, BPBD Kutim berusaha untuk lebih siap dalam menghadapi potensi bencana dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, serta melaksanakan tindakan pencegahan yang diperlukan. (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

668Dibaca

Berita Terkait

Jambore Daerah Kaltim 2025 Resmi Ditutup, Mahyunadi Minta Evaluasi Kekurangan dalam Penyelenggaraan
Gali Potensi Ekonomi Digital, Basuki Isnawan Dorong Kolaborasi Sekolah dan Swasta Perkuat Ekosistem Esports Kutai Timur
Didorong Dispora Kutim, HMI Integrasi Penuh ke KNPI Per Akhir November
Laboratorium Kader, Dispora Dorong KNPI Aktif Bina Merata Seluruh Organisasi Kepemudaan
Asisten III Setkab Kutim Pastikan Penyesuaian TPP ASN Tetap Terukur
Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Rp5,73 Triliun, Target PAD Hanya Sekitar 7,6 persen
POM se-Kutim Resmi Dibuka, Ratusan Mahasiswa Bersaing di Tiga Cabor Utama
Dispora Kutim Siapkan Piala Bergilir, Targetkan POM Jadi Agenda Wajib Tahunan

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 17:01 WITA

Jambore Daerah Kaltim 2025 Resmi Ditutup, Mahyunadi Minta Evaluasi Kekurangan dalam Penyelenggaraan

Sabtu, 29 November 2025 - 08:17 WITA

Gali Potensi Ekonomi Digital, Basuki Isnawan Dorong Kolaborasi Sekolah dan Swasta Perkuat Ekosistem Esports Kutai Timur

Jumat, 28 November 2025 - 20:41 WITA

Didorong Dispora Kutim, HMI Integrasi Penuh ke KNPI Per Akhir November

Jumat, 28 November 2025 - 20:14 WITA

Laboratorium Kader, Dispora Dorong KNPI Aktif Bina Merata Seluruh Organisasi Kepemudaan

Rabu, 26 November 2025 - 08:49 WITA

Asisten III Setkab Kutim Pastikan Penyesuaian TPP ASN Tetap Terukur

Berita Terbaru