Penyeragaman Data Stunting, DPPKB Kutai Timur Luncurkan Aplikasi Inovatif

Senin, 20 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga (DPPKB) memperkenalkan aplikasi stunting pada Senin siang, 20 November 2023, di Midtown Hotel Samarinda. Peluncuran ini menandai komitmen daerah dalam mendukung Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Seskab Kutim, Zubair, menyampaikan bahwa upaya menurunkan angka stunting merupakan misi suci bagi kemanusiaan. Meskipun dampaknya tidak terlihat secara langsung hari ini, namun akan memberikan manfaat nyata di masa depan.

(*/ist)

“Pencegahan stunting adalah usaha kita menjamin keberlanjutan bangsa Indonesia. Acara ini menunjukkan usaha konkret Pemkab Kutim dalam menangani angka stunting, bukan sekadar retorika semata,” ungkap Zubair.

Ia menekankan pentingnya aplikasi stunting sebagai upaya inovatif pemerintah daerah dalam menangani stunting. Aplikasi ini merupakan hasil kerjasama antara DPPKB Kutim dan SKILL ICT Solution, perusahaan yang fokus pada pemasaran produk dan solusi di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia.

Plt Kepala DPPKB Kutim, Ronny Bonar H Siburian, menjelaskan bahwa data stunting merupakan tantangan yang dihadapi pihaknya. Aplikasi ini akan melakukan penyeragaman data di seluruh Kutim terkait kasus stunting.

“Kita belum memberi nama pada aplikasi ini. Pilot projeknya dilaksanakan di Desa Swarga Bara dengan melibatkan Posyandu Asoka dan Posyandu Prodesa. Angka stunting pada 2022 mencapai 27,4 persen, dan sekarang mengalami penurunan menjadi 24,7 persen,” ujar Ronny.

Aplikasi ini akan membantu penyeragaman data, memastikan identifikasi kasus stunting yang akurat, dan mengatasi selisih data yang ditemukan pada semester satu dan dua. Ronny juga menyoroti kontribusi SKILL ICT Solution, yang melibatkan dr. Mardjono, seorang pensiunan dan mantan Karo Perencanaan di Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga  Bupati Kutai Timur Ajak Manajemen PT PAMA Diversifikasi Investasi Sektor Non-Tambang

Peluncuran aplikasi stunting ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kutai Timur. (AD01/Diskominfo Staper)

685Dibaca

Berita Terkait

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Kepala DPPKB Kutim Achmad Junaidi Raih Peringkat 2 Nasional PKN II, Gagas Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Senin, 1 Desember 2025 - 17:11 WITA

Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Berita Terbaru