Arang Jau: Pengembangan Pariwisata Budaya Kutim Perlu Jadi Program Utama

Jumat, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kabupaten Kutai Timur (Kutim), yang dikenal dengan keindahan alam dan perairan lautnya, memiliki potensi pariwisata budaya yang sangat beragam. Anggota DPRD Kutim, Arang Jau, menekankan bahwa pengembangan potensi pariwisata budaya harus menjadi program utama pemerintah daerah. Keberagaman budaya dan tradisi yang dimiliki Kutim tidak hanya menjadi warisan leluhur yang perlu dilestarikan, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kutai Timur, Arang Jau. (bollem/sgtu)

“Selama ini pengembangan pariwisata budaya sudah berjalan, namun belum optimal untuk menarik minat wisatawan. Jika potensi ini dikembangkan lebih lanjut, saya yakin dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Kutim,” ujar Arang Jau.

Arang Jau mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan kekayaan budaya adat istiadat yang beragam sebagai salah satu keunggulan dan daya tarik wisata di Kutim. Ia melihat adanya peluang yang baik untuk pengembangan wisata budaya, terutama dengan kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ia berharap Kutim dapat mengikuti jejak destinasi wisata seperti Bali, di mana wisata budaya dapat bersinergi dengan jenis wisata lainnya.

“Dengan sinergi yang baik, kita dapat membangun Kutim sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman budaya yang unik. Saya akan memulainya dengan mengalokasikan anggaran aspirasi yang saya miliki saat ini,” tambahnya.

Pengembangan pariwisata budaya di Kutim tidak hanya akan meningkatkan potensi ekonomi lokal tetapi juga mendukung pelestarian warisan budaya yang kaya dan beragam. (AD01/Sek-DPRD)

816Dibaca

Berita Terkait

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini
Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan
Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel
Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat
Hindari Konflik Agraria, Pemkab Kutim Teliti Ketat Batas Tanah Ulayat Calon MHA
Truk Pengangkut Material Diingatkan Tutup Muatan, Dinas Perhubungan Sampaikan Sanksi Tegas

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:24 WITA

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 September 2026 - 11:11 WITA

Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini

Rabu, 30 September 2026 - 09:12 WITA

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 September 2026 - 08:09 WITA

Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:24 WITA

Ekonomi & Kesehatan

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:16 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:12 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Rabu, 30 Sep 2026 - 08:09 WITA