Pemahaman SPBE: Diskominfo Staper Pastikan Setiap PD Terlibat Aktif

Kamis, 23 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dalam upaya meningkatkan kinerja birokrasi dan pelayanan publik, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Kutai Timur (Diskominfo Staper) menggelar sosialisasi Sistem Informasi Berbasis Elektronik (SPBE). Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Staper, Diar Fauzi Wiranata, menyebut bahwa sosialisasi ini menjadi bagian dari evaluasi berkala untuk memastikan pelaksanaan SPBE di masing-masing perangkat daerah (PD) berjalan efektif.

“Diskominfo Staper sebagai fasilitator SPBE memiliki tanggung jawab untuk melakukan evaluasi dan memastikan setiap Perangkat Daerah memahami tupoksi dan data dukung yang diperlukan dalam pelaksanaan SPBE. Sosialisasi ini membantu memastikan pemahaman yang utuh di seluruh PD,” jelas Diar Fauzi Wiranata pada acara yang berlangsung di Hotel Royal Victoria.

Dalam penegasan perannya sebagai fasilitator, Diskominfo Staper ingin memastikan bahwa setiap PD memahami bahwa mereka memiliki tanggung jawab terkait data dukung dalam pelaksanaan SPBE. Misalnya, data kemiskinan berada di Dinas Sosial, sementara data kependudukan ada di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan. Diskominfo Staper menerima data yang diperlukan untuk dikirimkan melalui SPBE.

“Sosialisasi ini sekaligus menyelaraskan pemahaman bahwa pelayanan publik kedepan akan mengarah ke sistem pemerintahan berbasis elektronik dan digitalisasi. Contohnya, tanda tangan elektronik dan penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) yang sudah berjalan, membuktikan kepentingan SPBE,” tambah Diar.

Narasumber Denny Willyanto dari Inixindo Surabaya turut memberikan pemahaman kepada peserta sosialisasi mengenai arah dan manfaat SPBE dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik. Pihak Diskominfo Staper berharap agar sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman yang baik kepada setiap PD, sehingga pelaksanaan SPBE di Kabupaten Kutai Timur dapat berjalan optimal. (AD01/Diskominfo Staper)

758Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru