Pemkab Kutai Timur Apresiasi Pesta Panen Mecaq Undat, Pentingnya Lestarikan Warisan Budaya

Senin, 6 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pesta Panen Desa Persiapan Tepian Budaya di Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, bukan hanya sekadar perayaan hasil pertanian. Acara yang berlangsung meriah dan penuh makna ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, ditandai dengan kehadiran Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang, meskipun para tamu harus menembus kondisi jalan yang becek setelah hujan.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang memimpin ritual mencaq Undat, yakni menumbuk beras ketan di lesung sepanjang 15 meter. (*/ ist)

Ketua panitia pelaksana, Pdt. Firdaus Irang Biling, menyampaikan rasa syukurnya atas kehadiran orang nomor satu dan dua di daerah tersebut. “Saya sangat mengapresiasi Bupati dan Wabup yang berkenan hadir meskipun dalam kondisi jalan yang becek setelah hujan. Tak lupa, saya ucapkan terima kasih kepada para pihak yang mendukung kegiatan ini,” ujarnya saat diwawancarai di sela-sela acara.

Firdaus menjelaskan bahwa Pesta Panen ini merupakan tradisi yang telah ada sejak zaman nenek moyang. Kegiatan ini mengedepankan nilai budaya yang patut dilestarikan dan menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antar masyarakat. “Kegiatan ini diisi dengan suguhan kebudayaan masyarakat lokal adat Dayak, seperti Tarian Kanjet Lasan yang berarti membersihkan tempat acara agar semuanya berjalan lancar, dan Tari Ajei yang artinya semangat menjaga ketenteraman lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Menyusul, Bupati Ardiansyah Sulaiman juga turut memberi pujian terhadap acara tersebut. Ia terlihat larut menikmati suguhan tari-tarian yang ditampilkan oleh remaja, pemuda, dan pemudi desa. “Saya sangat mengapresiasi dan mendukung pengembangan serta pelestarian kebudayaan yang ada di Desa Tepian Budaya. Diharapkan ke depan kebudayaan ini menjadi potensi desa yang dapat menyejahterakan masyarakatnya,” kata Ardiansyah.

Baca Juga  Joni Akui Pembangunan Infrastruktur Pendidikan di Kutai Timur Belum Merata

Wakil Bupati Kasmidi Bulang menegaskan pentingnya kegiatan budaya yang diadakan secara rutin ini. Menurutnya, pesta panen bukan hanya sebatas ritual, tetapi juga merupakan wujud rasa syukur masyarakat terhadap hasil bumi. “Selain sebagai budaya, pesta panen ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat,” tambah Kasmidi.

Pesta Panen Mecaq Undat di Desa Persiapan Tepian Budaya tahun ini terasa lebih istimewa dengan dihadirinya pasangan kepala daerah, Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Wabup Kasmidi Bulang. Kehadiran mereka memberikan semangat dan motivasi bagi masyarakat untuk terus melestarikan kebudayaan lokal yang menjadi identitas daerah.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Kadis TPHP) Dyah Ratnaningrum, Camat Bengalon Suharman, Kepala Desa Tepian Langsat Zeky Hamszah, Pj Kades Persiapan Tepian Budaya Syuhada, serta ratusan masyarakat yang mengambil bagian dalam acara. Kehadiran berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat ini menunjukkan betapa pentingnya kegiatan budaya bagi komunitas lokal.

Melalui acara yang meriah ini, Bupati Ardiansyah dan Wakil Bupati Kasmidi berharap agar tradisi Pesta Panen dan kebudayaan lainnya di Kutai Timur dapat terus dipertahankan dan dikembangkan. Mereka menegaskan pentingnya peran serta semua pihak dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. (AD01/ Diskominfo Kutim)

876Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru