Tindak Lanjuti Hasil Reses, Alfian Aswad Minta Pemkab Prioritaskan Infrastruktur dan Aliran Listrik

Senin, 8 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Alfian Aswad, baru-baru ini mengadakan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Kutim 4, yang mencakup lima kecamatan: Sangkulirang, Kaubun, Sandaran, Kaliorang, dan Karangan. Reses ini dilakukan untuk mendengarkan dan menjaring berbagai aspirasi dan keluhan dari masyarakat setempat.

Selama reses, masyarakat menyampaikan berbagai isu, termasuk kebutuhan akan air bersih, pembangunan infrastruktur, aliran listrik, kurangnya bibit sawit, serta masalah terkait perikanan dan pertanian.

“Permintaan masyarakat di Dapil Kutim 4 pada dasarnya cukup seragam. Mereka menginginkan perhatian pada infrastruktur pembangunan, pasokan listrik, dan kebutuhan bibit sawit. Selain itu, mereka juga mengharapkan solusi untuk masalah perikanan dan pertanian,” ungkap Alfian Aswad.

Menurut legislator dari Fraksi Demokrat ini, penting untuk mendengarkan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Sebagai wakil rakyat, DPRD memiliki fungsi utama untuk menyampaikan berbagai keluhan dan kebutuhan warga kepada pemerintah.

“Prioritas utama kami adalah infrastruktur pembangunan dan aliran listrik. Beberapa warga sudah memiliki jaringan listrik tetapi belum mendapatkan pasokan, ini perlu perhatian serius,” lanjut Alfian.

Dia menambahkan bahwa meski DPRD hanya dapat mengusulkan, diharapkan dinas terkait dapat segera menindaklanjuti aspirasi yang telah disampaikan.

“Kita hanya bisa mengusulkan, tetapi kami berharap dinas terkait dapat segera mengeksekusi apa yang sudah kami suarakan,” tutupnya. (AD01/ DPRD)

767Dibaca

Berita Terkait

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Kepala DPPKB Kutim Achmad Junaidi Raih Peringkat 2 Nasional PKN II, Gagas Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Senin, 1 Desember 2025 - 17:11 WITA

Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Berita Terbaru