DPRD Kutim Rencanakan Kunjungan ke Asrama, Yan: Tunggu Data dari Kesra

Rabu, 31 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Yan Ipui, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyusun jadwal kunjungan ke seluruh asrama yang belum sempat dikunjungi sebelumnya. Saat ini, jadwal kunjungan masih dalam tahap penyusunan dan tergantung pada pendataan yang sedang dilakukan oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

“Kita lagi minta pendataan dari bagian Kesra, kita tunggu saja. Jadwal Badan Musyarah sangat padat, jadi kemungkinan besar dalam dua minggu ke depan kita akan fokus bekerja untuk anggota baru,” ujar Yan.

Menurut Yan, tim DPRD Kutim berencana menyelesaikan pendataan yang diperlukan selama dua bulan ke depan, yakni Agustus dan September. Hal ini dilakukan agar kunjungan dapat dilakukan secara efektif setelah data yang akurat tersedia.

“Bersyukur kalau sudah selesai, nanti alat kelengkapan di Desember atau Oktober, kita akan mengatur waktu senggang ini untuk memfasilitasi rekan-rekan anggota DPR baru,” jelasnya.

Yan juga menyebutkan bahwa anggota DPRD yang baru akan disibukkan dengan berbagai kegiatan selama dua minggu setelah pelantikan mereka. Oleh karena itu, waktu senggang ini akan dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan produktif, termasuk kunjungan ke asrama.

“Selama dua minggu ke depan itu, setelah dilantik, kita akan memanfaatkan waktu senggang untuk kegiatan-kegiatan produktif,” tuturnya.

Kunjungan ke asrama-asrama tersebut diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan kesejahteraan dan fasilitas bagi para penghuni asrama. Yan juga menekankan pentingnya pendataan yang akurat dan komprehensif dari Kesra agar kunjungan dapat direncanakan secara efektif dan tepat sasaran.

“Pendataan ini penting agar kita bisa mengetahui kondisi masing-masing asrama dengan lebih baik. Dengan data yang akurat, kita bisa merencanakan kunjungan yang efektif dan tepat sasaran,” jelas Yan.

Baca Juga  Paguyuban Reog Singo Lawu Sangatta Gelar "Ngamen Sosial Peduli Palestina" untuk Korban Konflik

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya kerjasama antara anggota DPRD, bagian Kesra, dan pihak asrama untuk memastikan kunjungan memberikan manfaat maksimal bagi penghuni asrama.

“Kerjasama antara anggota DPRD, bagian Kesra, dan pihak asrama sangat penting agar kunjungan ini bisa memberikan manfaat yang maksimal bagi penghuni asrama,” pungkasnya.(AD01/DPRD)

741Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru