Disdikbud Kutim Gelar Festival Budaya Islami Habsyi Qasidah

Jumat, 1 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU, Sangatta – Dalam upaya memelihara dan melestarikan kebudayaan islami, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur menggelar Festival Habsyi Qasidah Gebyar Pentas Seni Islami di Lapangan Town Hall, Swarga Bara.

Festival yang dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Timur, Poniso Suryo Renggono pada Jum’at, 1 November 2024 Pukul 20.00 WITA yang akan berlangsung selama tiga hari.

Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Asisten I, Poniso menyampaikan sangat mengapresiasi Disdikbud yang telah memberikan wadah untuk lomba-lomba dengan nilai-nilai budaya islami serta meningkatkan kepedulian dan inovasi-inovasi terkait budaya islam.

Pemukulan gong oleh Asisten I Setkab Kutim Poniso Suryo Renggono sebagai penanda resmi dibukanya festival (*/MK)

“Saya harap seluruh peserta mengikuti dengan sungguh-sungguh karena ini adalah merupakan wadah untuk meningkatkan prestasi serta menumbuhkembangkan talenta baru dalam rangka meningkatkan seni-seni budaya dan membina anak-anak supaya senang pada budaya islam,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutai Timur, Padliansyah menuturkan festival ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kutai Timur Ke-25.

Pada kesempatan ini, Padliansyah melaporkan bahwa festival Habsyi Qasidah adalah rangkaian kegiatan kedua yang dilaksanakan dalam rangka HUT Kutai Timur oleh Bidang Kebudayaan.

“Minggu kemarin kita sudah melaksanakan kegiatan festival magic land di Kawasan Folder Ilham Maulana dan 2 November malam kita akan membuka pentas seni kebudayaan kuliner dan adat nusantara selama 10 malam di Kawasan Folder Ilham Maulana,” jelas Padliansyah.

Untuk lomba festival habsyi qasidah gebyar pentas seni islami sendiri terbagi menjadi lima yaitu sebagai berikut:

  • Habsyi diikuti 15 group
  • Qasidah diikuti 11 group
  • Azan diikuti 27 peserta
  • Nasyid diikuti 6 peserta
  • Fashion Show Islami 27 peserta
Baca Juga  Buka Turnamen E-Sport se Kutai Timur, Kasmidi Harap Lahirkan Atlet E-Sport Profesional

Ia harap setelah adanya lomba ini Kutai Timur mempunyai generasi-generasi penerus dalam rangka melestarikan lebih dalam seni tradisi, seni budaya yang berbaur islami. (AD02/ Diskominfo Kutim)

938Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru