DPRD Kutim Kritisi Frekuensi Perjalanan Dinas OPD

Kamis, 28 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Intensitas perjalanan dinas luar kota yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kutai Timur menjadi sorotan serius Anggota DPRD Kutai Timur, Asti Mazar Bulang. Kekhawatiran muncul terkait dampaknya terhadap efektivitas pelaksanaan program yang telah dianggarkan dalam APBD Perubahan 2024.

“Kami sepakat peningkatan SDM itu perlu. Tapi jangan sampai karena terlalu keseringan (dinas luar kota), program lain malah terbengkalai,” ungkap politikus Golkar ini saat ditemui di kantornya.

Fenomena tingginya frekuensi perjalanan dinas ini terungkap melalui berbagai laporan yang diterima DPRD mengenai kebiasaan ASN di lingkungan Pemkab Kutim. Meski tidak bermaksud melarang aktivitas tersebut, Asti menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan kapasitas dan pelaksanaan program yang telah direncanakan.

“Jangan sampai ada program yang terbengkalai. Sebab bila ini terjadi, serapan anggaran daerah tidak dapat terserap maksimal. Akibatnya, masyarakat jadi korban karena program yang disusun bagi mereka tak berjalan baik,” tegas Asti, menggarisbawahi dampak potensial terhadap kepentingan publik.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya prioritisasi dalam pelaksanaan tugas OPD. ”Tidak dilarang, tapi sebaiknya jangan terlalu sering,” tambahnya, menekankan perlunya pembatasan frekuensi perjalanan dinas untuk memastikan program-program prioritas tetap berjalan optimal.

Perhatian khusus terhadap isu ini mencerminkan komitmen DPRD dalam mengawasi efektivitas penggunaan anggaran daerah dan memastikan pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas perjalanan dinas yang berlebihan. (AD01/ DPRD)

1.3kDibaca

Berita Terkait

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai
Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah
34 Perumahan Terdaftar di Kutai Timur, 11 Telah Jalani Serah Terima Pertama PSU
Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan
Dishub Kutai Timur Petakan Potensi Parkir, Penetapan Lokasi Resmi Disiapkan
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini
Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:14 WITA

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:14 WITA

Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:09 WITA

34 Perumahan Terdaftar di Kutai Timur, 11 Telah Jalani Serah Terima Pertama PSU

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:42 WITA

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

34 Perumahan Terdaftar di Kutai Timur, 11 Telah Jalani Serah Terima Pertama PSU

Jumat, 2 Okt 2026 - 08:09 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Kamis, 1 Okt 2026 - 09:42 WITA