Pengamanan 24 Jam Bukit Pelangi Satpol PP Terapkan Sistem Tiga Shift, Masdari Kidang Beri Apresiasi

Minggu, 17 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kawasan Bukit Pelangi Sangatta yang kini menjadi destinasi favorit masyarakat Kutai Timur (Kutim) akan mendapatkan pengamanan lebih optimal melalui penerapan sistem tiga shift. Inisiatif Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ini mendapat dukungan penuh dari DPRD Kutim, khususnya Komisi A yang membidangi sektor pemerintahan.

Anggota Komisi A DPRD Kutai Timur, Masdari Kidang. (*/ ist)

Masdari Kidang, anggota Komisi A DPRD Kutim, mengapresiasi langkah strategis ini mengingat meningkatnya aktivitas publik di kawasan tersebut. “Pembagian tiga sif pengamanan ini merupakan langkah tepat mengingat tingginya aktivitas masyarakat di kawasan Bukit Pelangi, terutama di area helipad yang sering menjadi lokasi festival dan konser musik,” jelasnya kepada wartawan.

Sistem baru ini sejalan dengan rencana transformasi status personel dari Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Transformasi status dari TK2D menjadi PPPK harus diimbangi dengan sistem kerja yang lebih profesional, termasuk penggunaan e-kinerja untuk monitoring kehadiran,” ungkap politikus Partai Demokrat tersebut.

Legislator ini menekankan pentingnya kajian mendalam mengenai pembagian shift kerja, terutama untuk petugas yang bertugas pada malam hari. “Kami akan mengawal kebijakan ini agar hak-hak petugas tetap terpenuhi, termasuk pengaturan jam kerja yang lebih fleksibel bagi petugas shift malam,” tegasnya.

Aspek koordinasi pengamanan juga menjadi perhatian khusus, mencakup seluruh area strategis dari taman helipad hingga Masjid Agung Al-Faruq Sangatta. “Perlu ada standar operasional prosedur yang jelas untuk setiap shift, terutama terkait pembagian area patroli dan mekanisme koordinasi antar regu,” kata Masdari.

DPRD Kutim berkomitmen memberikan dukungan penuh, baik dari segi regulasi maupun anggaran. “DPRD siap mendukung dari sisi regulasi dan anggaran untuk memastikan sistem pengamanan ini berjalan efektif. Kami juga akan mengawal proses transformasi status personel dari TK2D ke PPPK agar berjalan sesuai aturan dan memperhatikan kesejahteraan petugas,” tambahnya.

Baca Juga  Jimmy, Kunker DPRD Kota Samarinda Bawa Masukan Positif

Kepala Satpol PP Kutim, Fata Hidayat, sebelumnya telah menegaskan bahwa implementasi sistem tiga shift ini bertujuan mengoptimalkan pengamanan di kawasan yang semakin ramai dikunjungi masyarakat ini. (AD01/ DPRD)

971Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru