Dinas TPHP Kutim Optimalkan Ketahanan Pangan Jelang Ramadan dan Idulfitri

Rabu, 12 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Kutai Timur terus mengoptimalkan program ketahanan pangan guna membantu menekan inflasi, terutama pada komoditas hortikultura seperti cabai, bawang merah dan tomat.

Kepala Dinas TPHP Kutai Timur, Dyah Ratnaningrum, mengungkapkan bahwa pihaknya telah merencanakan panen cabai, bawang merah dan tomat sejak awal tahun agar bertepatan dengan periode Ramadan hingga Idulfitri.

“Kemarin di Sangatta sudah mulai panen cabai. Biasanya, cabai bisa dipanen setiap minggu sekali setelah masa panen dimulai,” ujar Dyah saat diwawancarai di ruang kerjanya pada Selasa, 11 Februari 2025.

Dyah menjelaskan bahwa hasil survei menunjukkan sebagian besar pasokan cabai di pasar saat ini berasal dari produksi lokal, seperti dari wilayah Batu Putih dan Teluk Pandan. Hal ini menunjukkan bahwa produksi cabai di Kutai Timur sudah cukup memenuhi kebutuhan, sehingga mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah, khususnya Sulawesi.

Selain cabai, sejumlah komoditas hortikultura lainnya seperti bawang merah, tomat, bayam, kangkung, kacang panjang, kol, oyong, dan terong juga memasuki masa panen di berbagai sentra pertanian. Namun, tantangan utama yang dihadapi petani adalah faktor alam seperti banjir yang sempat melanda beberapa area pertanian, termasuk di Simono, sehingga hasil panen tidak maksimal.

Untuk mendukung para petani, pemerintah telah memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana pertanian, termasuk bibit, pupuk dan alat mesin pertanian sejak 2021 hingga tahun lalu.

“Bantuan ini bersifat stimulan. Pemerintah tidak menanggung seluruh kebutuhan petani, tetapi memberikan dukungan untuk mendorong pengembangan pertanian secara berkelanjutan,” tambahnya.

Dinas TPHP berharap program ini dapat membantu meningkatkan produksi dan menjaga stabilitas harga komoditas pangan, sehingga inflasi tetap terkendali menjelang hari-hari besar keagamaan. (*/MK)

Berita Terkait

Cegah Risiko Akses Darurat, Perkim Kutai Timur Minta Jalan Perumahan Subsidi Lebih dari 3 Meter
Lindungi Hak Warga, Perkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Subsidi Wajib Sediakan 35 Persen Lahan PSU
Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai
Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah
34 Perumahan Terdaftar di Kutai Timur, 11 Telah Jalani Serah Terima Pertama PSU
Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan
Dishub Kutai Timur Petakan Potensi Parkir, Penetapan Lokasi Resmi Disiapkan
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Cegah Risiko Akses Darurat, Perkim Kutai Timur Minta Jalan Perumahan Subsidi Lebih dari 3 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:18 WITA

Lindungi Hak Warga, Perkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Subsidi Wajib Sediakan 35 Persen Lahan PSU

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:14 WITA

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:14 WITA

Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:42 WITA

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:14 WITA