Dishub Kutim Gelar Sosialisasi Penertiban Parkir Liar dan PKL

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Timur bersama tim gabungan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penertiban awal terhadap pelanggaran lalu lintas berupa parkir liar serta keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di atas trotoar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang dilaksanakan pada Rabu pekan lalu.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Darat Dishub Kutai Timur, Abdul Muis, menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar pada Selasa pagi, 15 April, tersebut melibatkan sekitar 50 hingga 60 personel dari berbagai unsur. Tim gabungan terdiri dari Satpol PP (28 personel), Dishub (hampir 20 personel), aparat Kepolisian (sekitar 10 personel) dan Disperindag.

Dishub Kutim bersama tim gabungan (*/ist)

Adapun titik-titik lokasi yang menjadi sasaran penertiban meliputi Jalan APT Pranoto hingga ke area Pasar Induk. Dalam kegiatan ini, tim gabungan lebih mengedepankan pendekatan persuasif berupa sosialisasi dan edukasi, bukan penindakan langsung.

“Kita sudah sepakat sama Bu Kasat Lantas dengan rekan-rekan Lantas bahwa pada prinsipnya kita turun hari ini kita melakukan dalam bentuk sosialisasi dan edukasi dulu ke masyarakat. Nah, terkait nanti ke depannya agenda kita yang sudah laksanakan, respon daripada masyarakat pun juga kita evaluasi,” ujar Abdul Muis dalam wawancara via WhatsApp.

Muis menambahkan bahwa evaluasi terhadap hasil sosialisasi akan dilakukan dalam satu minggu ke depan. Jika tidak ada perubahan signifikan, maka pihaknya akan kembali menggelar rapat guna menentukan langkah penindakan lanjutan.

“Kita beri waktu sesegera mungkin bagi masyarakat untuk merespons. Kalau dalam seminggu tidak ada progres, kita akan rapatkan lagi untuk menentukan langkah berikutnya,” imbuhnya.

Namun, ia mengatakan bahwa masyarakat memberikan respons yang cukup baik. Sejumlah pedagang dan pemilik usaha secara sukarela memindahkan barang dagangan dan kendaraan mereka. Bahkan, beberapa pemilik bengkel di sekitar lampu merah Patung Singa juga siap membongkar sendiri bangunan yang telah menyalahi aturan.

Baca Juga  Dishub Kutim Imbau Masyarakat Tidak Masuk ke Area Dermaga Kenyamukan yang Masih Dibangun

“Alhamdulillah, tidak ada masyarakat yang protes. Sebagian bahkan langsung mengangkat barang-barangnya dibantu oleh petugas di lapangan,” jelasnya lebih lanjut.

Area pasar tumpah Inpres juga menjadi salah satu titik penertiban (*/ist)

Selain menyasar jalan umum, tim gabungan juga menertibkan area pasar tumpah di Jalan Inpres, samping Jalan Bumi Ayu serta pinggiran Jalan Pasar Induk Sangatta. Berdasarkan laporan dari para pedagang, banyak dari mereka berjualan di luar area pasar akibat keterbatasan lapak di dalam Pasar Induk.

“Tadi pihak Disperindag menyampaikan, insya Allah mereka akan membantu mencarikan lokasi lapak di dalam area Pasar Induk bagi para pedagang yang belum memiliki tempat,” ungkap Muis.

Sebagai langkah tambahan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas, Dishub juga mengimbau kepada pengelola pasar dan para pedagang agar menempatkan petugas internal guna mengatur kendaraan agar tidak parkir di badan jalan. (*/MMP)

745Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru