PJ Desa Persiapan Teluk Rawa Siapkan Penanaman Pohon Buah dan Budidaya Ikan

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Desa Persiapan Teluk Rawa terus menggali potensi wilayah demi mendorong peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat. Penjabat (PJ) Kepala Desa Persiapan Teluk Rawa, Durrahman, menyebutkan sejumlah program prioritas akan dilaksanakan dalam waktu dekat, mulai dari gotong royong hingga launching penaburan benih ikan air tawar.

Penjabat (PJ) Kepala Desa Persiapan Teluk Rawa, Durrahman. (M2P/sangattaku)

Kegiatan gotong royong dijadwalkan berlangsung pada Jumat di lingkungan RT 22, yang salah satunya meliputi penanaman pohon buah di sepanjang Jalan Pinang Dalam. Jenis pohon yang ditanam meliputi kelengkeng, mintoak dan daun salam, yang merupakan hasil swadaya masyarakat Dusun 6.

“Penanaman ini diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi warga,” ujarnya, Rabu (19/11/25).

Selain penanaman pohon, pemerintah desa juga akan memulai program budidaya ikan air tawar sebagai upaya membuka potensi pariwisata sungai. Sebanyak 2.000 benih ikan terdiri dari nila, patin dan ikan mas, akan ditebar di beberapa kolam yang telah disiapkan. Setelah berkembang dalam dua hingga tiga bulan, ikan-ikan tersebut rencananya dipindahkan ke kolam berkapasitas lebih besar.

Durrahman mengatakan, Sungai Sangatta memiliki prospek besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata yang mampu mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. “Kami melibatkan seluruh masyarakat dalam kelompok kerja untuk mendorong pemberdayaan secara bersama-sama,” ungkapnya.

Dari sisi kelembagaan, perangkat Desa Persiapan Teluk Rawa saat ini terdiri atas empat orang: PJ kepala desa, sekretaris desa, kaur pemerintahan dan kaur pelayanan. Desa persiapan tersebut membawahi delapan RT dan dua dusun, dengan beberapa layanan administrasi seperti surat keterangan tidak mampu, rekomendasi dan surat pengantar telah dapat diproses langsung di desa persiapan. Adapun urusan terkait penguasaan lahan dan segel tanah masih berada di desa induk.

Baca Juga  Siang Tadi Lumpuh, Jalan Poros Sangatta - Rantau Pulung Kini Sudah Dapat Diakses Kembali

Menutup keterangannya, Durrahman menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan pada Jumat mendatang dimulai dengan pengumpulan di pukul 07.00, sementara pembukaan dijadwalkan pada pukul 07.30 – 08.00, menyesuaikan waktu pelaksanaan di hari Jumat. (adv/Diskominfo Kutim)

660Dibaca

Berita Terkait

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru