Dibuka Meriah, Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Angkat Tema ‘Miniatur Indonesia’

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Festival Pesona Budaya Kutai Timur (FPBKt) tahun 2025 resmi dibuka di Alun-Alun Bukit Pelangi, Sangatta, pada Jumat (21/11/2025) pukul 20.00 Wita. Acara tahunan ini menjadi sorotan karena kembali menampilkan kolaborasi seni dari berbagai etnis yang mendiami Kutai Timur, menguatkan julukan daerah ini sebagai miniatur Indonesia.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberagaman budaya di wilayah tersebut adalah kekuatan yang wajib terus dirawat dan dibanggakan. Menurutnya, keragaman suku yang hidup berdampingan di Kutai Timur menjadikan daerah itu unik, di mana kesenian dari Jawa, Batak, Bugis, hingga Ambon dapat disaksikan tanpa harus bepergian jauh ke luar daerah.

Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi saat memberikan sambutan pada pembukaan festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025. (M2P/sangattaku)

“Kutai Timur ini adalah miniatur Indonesia. Kita memiliki suku dari berbagai penjuru, dan festival ini membuktikan bahwa kita mampu hidup rukun dan saling menghargai warisan budaya masing-masing,” ujar Mahyunadi.

Festival ini menampilkan rangkaian pertunjukan seni yang mewakili wilayah pesisir, pedalaman, serta komunitas pendatang yang telah lama bermukim di Kutai Timur. Salah satu penampilan yang paling menyedot perhatian pengunjung adalah kesenian kuda lumping, yang menjadi simbol representasi budaya Jawa yang telah mengakar kuat di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, Padliyansyah, menambahkan bahwa FPBKt dirancang sebagai ruang ekspresi yang aman bagi seluruh pelaku seni, generasi muda, dan komunitas adat. Ia menekankan bahwa selain kaya akan sumber daya alam, Kutai Timur juga memiliki identitas budaya yang kuat dan sangat beragam, yang perlu dipromosikan lebih luas.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur, Padliyansyah saat memberikan sambutan pada pembukaan festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025. (M2P/sangattaku)

Lebih lanjut, Mahyunadi memberikan masukan konstruktif demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival di tahun-tahun mendatang. Ia berharap panitia dapat menyediakan piagam penghargaan bagi seluruh peserta yang terlibat. Menurutnya, pengakuan formal semacam itu penting untuk memberikan apresiasi, membuat para seniman merasa dihargai, dan mendorong mereka untuk terus berkarya dan berkreasi di masa depan.

Baca Juga  Yuriansyah Harap Kades Mampu Adaptif, Kreatif dan Inovatif Dalam Menjalankan Tugasnya

Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 akan berlangsung selama tiga hari penuh, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati berbagai pertunjukan seni lintas suku, yang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga dan merayakan harmoni kultural di tengah masyarakat majemuk.

Kehadiran berbagai kesenian ini membuktikan komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur dan industri, tetapi juga investasi pada sektor kebudayaan yang dianggap sebagai pilar identitas daerah. Melalui festival ini, diharapkan terjadi transfer nilai-nilai luhur dan pelestarian seni tradisi kepada generasi muda, memastikan bahwa warisan budaya Kutai Timur tetap lestari di tengah gempuran modernisasi. (adv/Diskominfo Kutim)

945Dibaca

Berita Terkait

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 17:11 WITA

Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Senin, 1 Desember 2025 - 16:43 WITA

Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan

Berita Terbaru