Disdikbud Tunda Pembangunan Museum, Efek Efisiensi, Anggaran Tahap Awal Rp2 Miliar Tak Terealisasi

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Kebijakan efisiensi keuangan daerah di Kutai Timur berdampak signifikan terhadap rencana pembangunan infrastruktur kebudayaan. Program ambisius pembangunan Museum Budaya Kutai Timur, yang telah lama dinantikan, terpaksa harus ditunda pelaksanaannya yang semula dijadwalkan dimulai tahun 2025.

Penundaan ini terjadi karena adanya pemotongan anggaran tahap awal. Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kutim, Padliyansyah, mengungkapkan bahwa dari total kebutuhan dana pembangunan museum yang diperkirakan mencapai sekitar Rp15 miliar, alokasi anggaran tahap awal untuk bangunan utama sebesar Rp2 miliar tidak dapat direalisasikan.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Timur (Disdikbud Kutim), Padliyansyah. (M2P/sangattaku)

“Seharusnya tahun ini sudah ada progres pembangunan museum. Namun karena efisiensi, kami tunda dulu,” kata Padliyansyah, menjelaskan bahwa pemotongan ini merupakan konsekuensi langsung dari penyesuaian keuangan daerah yang berlaku.

Museum Budaya Kutai Timur direncanakan menjadi ikon baru bagi pengembangan kebudayaan lokal. Lokasinya sudah ditetapkan, yakni di Jalan Soekarno Hatta, di atas lahan seluas empat hektare. Padliyansyah memaparkan bahwa kawasan ini akan dikembangkan menjadi sebuah kompleks terpadu kebudayaan.

Kompleks terpadu tersebut tidak hanya akan mencakup bangunan museum sebagai wadah pameran sejarah dan artefak, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya. Rencananya, area tersebut akan memiliki gedung pertunjukan indoor dan outdoor, area khusus untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), serta ruang terbuka yang dapat digunakan untuk berbagai festival berskala besar.

Penundaan ini tentu menjadi kendala dalam upaya Disdikbud Kutim untuk menyediakan sarana prasarana yang memadai bagi pelestarian sejarah dan budaya daerah. Padahal, pembangunan museum merupakan langkah krusial untuk mendokumentasikan warisan Kutai Timur secara profesional dan permanen.

Meski menghadapi hambatan anggaran, Padliyansyah menyatakan optimisme bahwa proyek ini dapat dilanjutkan pada tahun berikutnya. Ia berharap ada dukungan dari berbagai pihak agar pembangunan dapat segera terealisasi.

Baca Juga  Piala ASKAB 2024, Rudi Hartono Ajak Maksimalkan Dukungan Pemerintah

“Mudah-mudahan tahun depan bisa dilanjutkan, termasuk dengan dukungan pemerintah pusat, dan para donator baik perusahan dan lainnya,” tambahnya.

Padliyansyah menegaskan, meskipun proyek infrastruktur besar seperti museum harus ditunda, semangat untuk menjaga pelestarian seni dan budaya daerah tetap akan dijaga. Hal ini diwujudkan melalui empat kegiatan kebudayaan yang tetap diprioritaskan pelaksanaannya pada akhir tahun 2025, termasuk Festival Magic Land dan Festival Pesona Budaya. Disdikbud berharap dukungan masyarakat tetap kuat agar geliat kebudayaan di Kutai Timur tidak surut, terlepas dari keterbatasan finansial yang ada saat ini. (adv/Diskominfo Kutim)

449Dibaca

Berita Terkait

Apresiasi Kepala DPPKB, Sudirman Latif Nilai Pola Kepemimpinan Kolaboratif Jadi Terobosan Strategis Atasi Stunting di Kutai Timur
Kepala DPPKB Kutim Tegaskan, Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Kutai Timur Tekan Stunting
Benda Peninggalan Sejarah Kutai Timur Dipamerkan, Padliyansyah: Cikal Bakal Museum Kabupaten
Dukung Usaha Kecil, Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 Sediakan Ruang Promosi untuk UMKM
Dibuka Meriah, Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Angkat Tema ‘Miniatur Indonesia’
Angka Anak Tidak Sekolah Tertinggi di Kaltim, Disdikbud Kutai Timur Luncurkan Program SITISEK
Mulyono Paparkan 7 Strategi Utama Program SITISEK Lintas Sektor
Bukan Biaya, Tim Kajian SITISEK Ungkap Penyebab Utama ATS Kutai Timur

Berita Terkait

Rabu, 26 November 2025 - 15:07 WITA

Apresiasi Kepala DPPKB, Sudirman Latif Nilai Pola Kepemimpinan Kolaboratif Jadi Terobosan Strategis Atasi Stunting di Kutai Timur

Rabu, 26 November 2025 - 14:23 WITA

Kepala DPPKB Kutim Tegaskan, Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Kutai Timur Tekan Stunting

Sabtu, 22 November 2025 - 09:16 WITA

Benda Peninggalan Sejarah Kutai Timur Dipamerkan, Padliyansyah: Cikal Bakal Museum Kabupaten

Sabtu, 22 November 2025 - 08:56 WITA

Dukung Usaha Kecil, Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 Sediakan Ruang Promosi untuk UMKM

Sabtu, 22 November 2025 - 08:41 WITA

Dibuka Meriah, Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Angkat Tema ‘Miniatur Indonesia’

Berita Terbaru