Kutim Petakan Kebutuhan Arsiparis Lewat Anjab Analisis Beban Kerja

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengambil langkah strategis untuk memperkuat tata kelola administrasi daerah dengan melakukan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) khusus bidang kearsipan. Langkah ini bertujuan memetakan secara akurat kebutuhan tenaga arsiparis fungsional di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kutim, Sudirman Latif, menekankan bahwa pembenahan ini krusial untuk memastikan setiap unit kerja memiliki arsiparis yang kompeten sesuai beban tugas yang diemban. Ia menjelaskan, hasil Anjab dan ABK ini akan menjadi dasar perhitungan resmi mengenai kebutuhan sumber daya manusia di bidang kearsipan.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Sudirman Latif. (sangattaku/ist)

“Pertama, kita ingin memastikan jabatan fungsional arsiparis ada di setiap unit kerja. Setelah dianalisis, baru bisa dihitung berapa kebutuhan tenaga arsiparis untuk seluruh Kutai Timur,” terang Sudirman saat ditemui usai kegiatan di Gedung Serba Guna, Selasa (11/11/2025).

Sudirman menjelaskan bahwa proses analisis ini tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga memperhatikan jenjang karier fungsional yang berjenjang. Jenjang jabatan tersebut meliputi arsiparis pertama, arsiparis muda, arsiparis madya, hingga jenjang tertinggi, yakni arsiparis ahli utama. Dengan adanya pemetaan jenjang ini, pengembangan karier bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memilih jalur kearsipan dapat berjalan secara sistematis dan berkelanjutan di Kutim.

Penguatan posisi arsiparis fungsional sejalan dengan kebijakan pusat yang mendorong penguatan peran jabatan fungsional serta mempersempit ruang lingkup jabatan struktural di pemerintahan daerah. Kebijakan penyetaraan jabatan ini memberikan peluang luas bagi ASN untuk fokus mengembangkan keahlian mereka di bidang kearsipan. Proses ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan administratif internal, tetapi juga meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja pemerintah daerah secara keseluruhan.

Baca Juga  Pjs Bupati Kutai Timur Lepas Distribusi Logistik Pilkada 2024

Lebih lanjut, Sudirman menegaskan bahwa dengan adanya kepastian jumlah dan jenjang jabatan fungsional arsiparis di setiap unit kerja, diharapkan manajemen arsip dapat dilakukan secara profesional. Ketersediaan tenaga ahli kearsipan yang memadai menjadi prasyarat utama untuk memastikan semua dokumen penting, baik fisik maupun digital, terkelola dengan baik. Ini juga akan mempercepat proses pencarian data yang diperlukan untuk mendukung pengambilan kebijakan yang cepat dan tepat.

Target utama dari implementasi Anjab dan ABK ini adalah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Sudirman menutup penjelasannya dengan harapan bahwa pembenahan arsip ini akan memperbaiki kinerja ASN secara menyeluruh, mulai dari level unit kerja terkecil, OPD, hingga berdampak positif pada tingkat daerah dan pelayanan publik. (adv/Diskominfo Kutim)

565Dibaca

Berita Terkait

Apresiasi Kepala DPPKB, Sudirman Latif Nilai Pola Kepemimpinan Kolaboratif Jadi Terobosan Strategis Atasi Stunting di Kutai Timur
Kepala DPPKB Kutim Tegaskan, Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Kutai Timur Tekan Stunting
Benda Peninggalan Sejarah Kutai Timur Dipamerkan, Padliyansyah: Cikal Bakal Museum Kabupaten
Dukung Usaha Kecil, Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 Sediakan Ruang Promosi untuk UMKM
Dibuka Meriah, Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Angkat Tema ‘Miniatur Indonesia’
Angka Anak Tidak Sekolah Tertinggi di Kaltim, Disdikbud Kutai Timur Luncurkan Program SITISEK
Mulyono Paparkan 7 Strategi Utama Program SITISEK Lintas Sektor
Bukan Biaya, Tim Kajian SITISEK Ungkap Penyebab Utama ATS Kutai Timur

Berita Terkait

Rabu, 26 November 2025 - 15:07 WITA

Apresiasi Kepala DPPKB, Sudirman Latif Nilai Pola Kepemimpinan Kolaboratif Jadi Terobosan Strategis Atasi Stunting di Kutai Timur

Rabu, 26 November 2025 - 14:23 WITA

Kepala DPPKB Kutim Tegaskan, Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci Kutai Timur Tekan Stunting

Sabtu, 22 November 2025 - 09:16 WITA

Benda Peninggalan Sejarah Kutai Timur Dipamerkan, Padliyansyah: Cikal Bakal Museum Kabupaten

Sabtu, 22 November 2025 - 08:56 WITA

Dukung Usaha Kecil, Festival Pesona Budaya Kutai Timur 2025 Sediakan Ruang Promosi untuk UMKM

Sabtu, 22 November 2025 - 08:41 WITA

Dibuka Meriah, Festival Pesona Budaya Kutim 2025 Angkat Tema ‘Miniatur Indonesia’

Berita Terbaru