SANGATTAKU – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Aryansyah, mengajak seluruh personel Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di lingkungan Polres Kutai Timur untuk memperkuat kesiapan mental dan spiritual dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan AKBP Aryansyah saat memberikan sambutan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Kutai Timur, Kamis (27/8/2026) pukul 14.00 Wita.
Menurut Aryansyah, anggota Polri, khususnya personel yang bertugas di lapangan, menghadapi berbagai situasi yang tidak selalu dapat diprediksi. Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, personel kepolisian juga berpotensi menghadapi situasi berisiko, termasuk ketika berhadapan dengan pelaku kejahatan.

“Kita tidak pernah tahu apa yang akan kita hadapi ke depannya. Karena itu, selain kesiapan dalam menjalankan tugas, kita juga harus selalu mengingat Allah,” ujarnya.
Ia mengatakan, kesiapan seorang anggota kepolisian tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis dan profesionalisme, tetapi juga kekuatan mental serta spiritual.
Menurutnya, kekuatan spiritual menjadi salah satu bekal penting bagi personel dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalankan tugas.
Aryansyah mengajak seluruh personel untuk membiasakan diri memperbanyak zikir, istigfar, dan shalawat dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya memperkuat diri dalam menghadapi berbagai persoalan.
“Masalah itu tidak akan pernah habis. Selama kita masih menjalani kehidupan, pasti selalu ada ujian dan tantangan. Apalagi pekerjaan kita setiap hari juga berhadapan dengan persoalan yang dibawa oleh masyarakat,” terangnya.
Ia menambahkan, tugas anggota kepolisian tidak hanya berkaitan dengan persoalan yang terjadi saat jam dinas. Dalam kehidupan sehari-hari, personel juga kerap terpanggil untuk membantu masyarakat apabila menemukan warga yang membutuhkan pertolongan atau mengetahui adanya tindak kejahatan.

Karena itu, Kapolres meminta seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Membantu masyarakat, menurutnya, merupakan bagian dari amanah dan pengabdian sebagai anggota kepolisian.
“Kalau kita bisa membantu, lakukan dengan ikhlas. Kita dipercaya oleh pimpinan dan negara untuk bekerja melayani masyarakat, maka itu yang harus kita laksanakan,” tegasnya.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Aryansyah mengajak seluruh personel untuk mengambil nilai keteladanan Rasulullah dalam menjalankan tugas, terutama dalam meningkatkan profesionalisme dan jiwa pengabdian kepada masyarakat.
Ia menilai sikap jujur, sabar, peduli, dan bertanggung jawab merupakan nilai yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyampaian hikmah Maulid dan doa oleh penceramah, Kiai Haji Nurhabib. (M2P)




















