Asti Mazar Yakin, ke Depan Perda Ini Mampu Hapuskan Diskriminasi Kaum Hawa di Kutim

Rabu, 15 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Asti Mazar yakin, ke depan perda ini mampu hapuskan diskriminasi kaum hawa di Kutim. Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif Dewan tentang Perlindungan Perempuan, disambut baik oleh Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Asti Mazar.

“Sebagai perwakilan dari perempuan di lembaga, tentu menyambut baik Raperda inisiatif dari DPRD ini. Kami kawal Raperda ini Insya Allah sampai menjadi Perda,” paparPolitisi Perempuan dari Golkar tersebut, melansir dari Upnews.id (14/06/2022).

Asti Mazar Yakin, ke Depan Perda Ini Mampu Hapuskan Diskriminasi Kaum Hawa di Kutim
Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Asti Mazar saat menerima tanggapan Fraksi KIR perihal Raperda Inisiatif Dewan tentang Perlindungan perempuan.(foto:/istimewa)

Asti Mazar yakin, ke depan, dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) ini, ia meyakini akan dapat menghilangkan segala bentuk diskriminasi terhadap seluruh perempuan di Kutim.

Selain itu, ia juga meyakini, perda tersebut akan mampu melindungi perempuan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi hingga ancaman human trafficking.

Asti pun berharap, dengan adanya perda ini nantinya, pemberdayaan kaum perempuan di Kutim bisa lebih maksimal. Melalui peningkatan kapasitas diri, Asti Mazar yakin perempuan di Kutim akan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarganya.

Raperda ini, Asti menambahkan, bakal menjadi payung hukum di daerah dalam memberikan perlindungan dan hak-hak perempuan.

Setelah melalui proses pengusulan oleh DPRD Kutim, raperda ini pun mendapat tanggapan yang positif dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Sebab itu, melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus), selanjutnya adalah proses pematangan raperda oleh Pemkab dan DPRD Kutim hingga kemudian menjadi perda.

“Setelah ini akan ada pembentukan Pansus Raperda,” ucap Arti.

Selanjutnya, kata Asti, penentuan perihal siapa yang mengetuai pansus, pemilihannya dalam rapat Bapemperda nanti.

Kendati demikian, Asti berharap salah satu perwakilan perempuan di DPRD Kutim agar dapat mengetuai pansus tersebut.(*/bl)

1.2kDibaca

Berita Terkait

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan
Dishub Kutai Timur Petakan Potensi Parkir, Penetapan Lokasi Resmi Disiapkan
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini
Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel
Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat
Hindari Konflik Agraria, Pemkab Kutim Teliti Ketat Batas Tanah Ulayat Calon MHA
Truk Pengangkut Material Diingatkan Tutup Muatan, Dinas Perhubungan Sampaikan Sanksi Tegas

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:42 WITA

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:19 WITA

Dishub Kutai Timur Petakan Potensi Parkir, Penetapan Lokasi Resmi Disiapkan

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 September 2026 - 11:11 WITA

Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini

Selasa, 29 September 2026 - 15:28 WITA

Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Kamis, 1 Okt 2026 - 09:42 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dishub Kutai Timur Petakan Potensi Parkir, Penetapan Lokasi Resmi Disiapkan

Kamis, 1 Okt 2026 - 08:19 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:24 WITA

Ekonomi & Kesehatan

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:16 WITA