Sangattaku

Kalak BPBD Kutai Timur Masuki Masa Purna Tugas, Lebih Dari 3 Dekade Mengabdi

SANGATTAKU.COM – Lebih dari 3 dekade mengabdi sebagai ASN, Kalak BPBD kini masuki masa purna tugas. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) (), Drs H Syafruddin, MAP,  kini telah memasuki masa purna tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN)  setelah lebih dari 3 dekade mengabdi.

Sappe, sapaan akrab pria ini,  sekurangnya telah 32 tahun mengabdi sebagai ASN. Sejak tahun 1982, dirinya telah mengabdi sebagai Camat Tenggarong Seberang. Terakhir, pria berpawakan kharismatik ini menjabat sebagai kepala Pelaksana BPBD Kabupaten masa bhakti 2017-2022. Rabu, 1 Juni 2022 kemarin, masa tugas Syafruddin sebagai ASN pun telah resmi berakhir.

pun, hari ini, Rabu (08/06/2022), menggelar seremonial pelepasan Kalak BPBD sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Syafruddin selama menjabat.

Mewakili rekan-rekannya di BPBD, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan , Ari Jusnanta pun menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya terhadap Syafruddin.

Kalak BPBD Kutai Timur Masuki Masa Purna Tugas, Lebih Dari 3 Dekade Mengabdi
Foto bersama saat Acara Pelepasan Kalak (08/06/2022). (foto: /dok. halokaltim)

“Selain dedikasi beliau, tentu saja banyak ilmu yang beliau berikan pada kami semua semasa menjabat di sini (BPBD Kutim),” terang Awang.

Selain Kharismatik, Sebagai Kalak BPBD, Sosok Syafruddin Juga Pribadi Yang Tenteram Serta Mengayomi

Tak hanya kaya akan ilmu dan pengalaman, Syafruddin juga dikenal sebagai sosok yang tenteram dan mengayomi dalam memimpin. Semua itu tentu tak lepas dari pengalaman Syafruddin yang memang telah lama mengabdi sebagai ASN. Syafruddin mengabdi sebagi ANS, jauh bahkan sebelum pemekaran Kabupaten Kutai Timur.

“Dalam memimpin di BPBD banyak hal-hal positif yang bisa kita ambi dari beliau. Mudah-mudahan beliau dalam menghadapi masa pensiunnya selalu diberikan kesehatan,” harap Awang.

“Walaupun beliau sudah pensiun, kita tetap mengharapkan karya-karya terbaik beliau. Khususnya untuk membangun Kutai Timur ke depan,” imbuhnya.

Baca Juga  Diciduk di Samarinda, pria pengangguran asal Bontang, kantongi 302 butir ekstasi.

Atas nama Syafruddin dan BPBD Kutim, Awang Nanta juga memohon maaf, apabila semasa menahkodai BPBD Kutai Timur sejak 2017 silam, ada hal-hal yang kurang berkenan dari Syafruddin.

“Kami mewakili dari seluruh jajaran menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas nama Pak Syafruddin. Tetap semangat dan salam tangguh, salam kemanusiaan,” pungkasnya.(*/bl)

 

Penulis: Andika Putra Jaya

Edito: Yudhie YAV