Dana Silpa 2022 Ditaksir Ratusan Miliar, Faizal Nilai Pemkab Kurang Matang Dalam Perencanaan

Rabu, 16 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangattaku.com – Dana 2022 ditaksir ratusan miliar, Faizal nilaipemkab kurang matang dalam perencanaan. Sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun anggaran 2022, ditaksir hingga Rp350miliar. Meski tahun anggaran 2022 masih berjalan, namun perhitungan dana silpa sudah bisa diprediksi melonjak dari tahun sebelumnya. Silpa tersebut, merupakan dana masuk dari pemerintha pusat yang melebihi proyeksi pendapatan APBD.

Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPRD , . Dirinya menyayangkan anggaran sebanyak itu tidak teralokasikan. Selain beberapa program yang tidak terlaksana, Faizal juga menilai hal tersbut karena kurang matangnya perencanaan oleh pemerintah.

“Ada juga program yang sudah dianggarkan, tapi tidak dilaksanakan karena terbentur aturan,” papar Faizal.

“Perencanaannya memang tidak matang,” lanjutnya.

Dana Silpa 2022 Ditaksir Ratusan Miliar, Faizal Nilai Pemkab Kurang matang Dalam Perencanaan
Anggota DPRD Kutai Timur, Faizal Rahman di salah satu kesempatan wawancara.(foto:/istimewa)

Faizal berani memastikan, silpa sebesar itu bukan hanya dari asal tebak. Dirinya memaparkan, APBD 2022 diproyeksi Rp 3,6 triliun. Sedangkan, hingga 2 Oktober, masuk transferan pusat Rp 3,8 triliun. Selain itu, ada dana proyek multiyear Rp 141 miliar yang pasti tidak terserap.

“Kan proyek multiyear tidak boleh dimulai akhir tahun,” papar Politisi PDI Perjuangan tersebut.

“Sedangkan ada wacana penyertaan modal untuk Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Rp 9 miliar. Sayangnya tidak direalisasikan lantaran payung hukumnya tidak ada,” ungkap Faizal melanjutkan.

Bahkan, kata dia, nilai silpa tersebut berpeluang bertambah apabila PAD yang ditarget Rp 200 miliar alami kenaikan. Termasuk dengan potensi transfer triwulan IV dari pemerintah pusat.

“Ini juga disebabkan kurangnya perencanaan. Maka kami meminta agar pemerintah mematangkan semua perencanaan agar matang,” paparnya.

Sehingga anggaran yang tersedia dapat dimaksimalkan untuk pembangunan. Apabila silpa kembali terjadi, tentu pembangunan tidak akan berjalan maksimal.

“Padahal berterkaitan dengan capaian visi dan misi pemerintah. Sedangkan legislatif tidak punya visi apalagi misi,” terangnya.

Dia menegaskan, pihaknya hanya mengawal pelaksanaan program yang direncanakan pemerintah. Untuk memastikan bahwa program yang dilaksanakan sudah sesuai dengan visi dan misi yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD). Pihaknya tak ingin semakin banyak anggaran tidak terserap.

“Makanya anggaran tahun depan harus dimaksimalkan. Sehingga proyeksi pendapatan dinaikkan sama dengan APBD Perubahan 2022,” ucapnya.

Apalagi dalam Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu), dana alokasi umum (DAU) akan meningkat Rp 4,6 triliun. Itu belum termasuk dana bagi hasil sawit.

“Sebenarnya proyeksi anggaran tahun depan itu melebihi Rp 5 triliun,” jelasnya.

Apabila pendapatan dimaksimalkan Rp 4,4 triliun. Maka program pembangunan tahun depan bisa lebih dimaksimalkan. Sehingga semua program dapat dikerjakan awal tahun.

“Tidak seperti tahun ini yang serba mendesak. Kan APBD Perubahan ada tambahan Rp 1,9 triliun, akhirnya menumpuk,” pungkasnya.(*/bl)

92Dibaca

Berita Terkait

Novel Dorong Pemkab Maksimalkan APBD 2023 Untuk Pembangunan Insfrastuktur yang Merata
Cegah Korupsi Terkait Multiyears dalam Penyusunan APBD, DPRD Kutai Timur Gelar Bimteknas Bersama KPK
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Novel Ingin Pemkab Hadirkan Puskesmas Plus di Daerah Pelosok
Asti Mazar Tegaskan Terus Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Agar Terealisasi
HGN, Asti Sebut Peran Guru Menentukan Masa Depan
Memprihatinkan, Siang Geah Desak Perbaikan Ruas jalan Kecamatan
Masih Mahalnya Biaya Pendidikan di Bengalon, Asmawardi Inisiatif Cari Solusi Melalui CSR
Terkait Pariwisata, Anjas Ingatkan Jangan Abaikan Infrastruktur Penunjang

Berita Terkait

Selasa, 29 November 2022 - 19:46 WITA

Novel Dorong Pemkab Maksimalkan APBD 2023 Untuk Pembangunan Insfrastuktur yang Merata

Senin, 28 November 2022 - 23:56 WITA

Cegah Korupsi Terkait Multiyears dalam Penyusunan APBD, DPRD Kutai Timur Gelar Bimteknas Bersama KPK

Minggu, 27 November 2022 - 00:32 WITA

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Novel Ingin Pemkab Hadirkan Puskesmas Plus di Daerah Pelosok

Minggu, 27 November 2022 - 00:07 WITA

Asti Mazar Tegaskan Terus Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Agar Terealisasi

Jumat, 25 November 2022 - 18:25 WITA

HGN, Asti Sebut Peran Guru Menentukan Masa Depan

Jumat, 25 November 2022 - 17:24 WITA

Memprihatinkan, Siang Geah Desak Perbaikan Ruas jalan Kecamatan

Kamis, 24 November 2022 - 18:38 WITA

Masih Mahalnya Biaya Pendidikan di Bengalon, Asmawardi Inisiatif Cari Solusi Melalui CSR

Kamis, 24 November 2022 - 18:30 WITA

Terkait Pariwisata, Anjas Ingatkan Jangan Abaikan Infrastruktur Penunjang

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Lipat Ganda Anggaran Beasiswa SD-SMP, Komitmen Dorong Pendidikan Berkualitas

Kamis, 4 Apr 2024 - 13:28 WITA

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Optimalkan Kurikulum Merdeka, Kutim Gelar Pelatihan untuk Guru Bahasa Inggris

Kamis, 4 Apr 2024 - 13:14 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini

error: Isi konten ini dilindungi, nggak usah maksa :)