Lantik Kabid Pelayanan Capil, Bupati Minta Fokus Administrasi Anak Guna Penuhi Hak dan Perlindungan Anak

Selasa, 13 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baner Kominfo

SANGATTAKU (Kutim), , melantik Syaiful sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil pada Dinas dan Pencatatan Sipil () Kabupaten Kutai Timur (13/06/2023).

Pelantikan ini berlangsung di Ruang Kerja dan disaksikan oleh Wakil Bupati Kutim , Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Suryo Renggono, Kepala Disdukcapil , dan Sekretaris Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDA) Akhmad Tarmiji.

Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, melantik Syaiful sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur (13/06/2023). (*/ist)
Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, melantik Syaiful sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Timur (13/06/2023). (*/ist)

Dalam arahan singkatnya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menekankan pentingnya administrasi kependudukan bagi anak-anak. Administrasi ini berperan dalam memenuhi kebutuhan generasi penerus di masa depan, seperti kebutuhan pendidikan, pekerjaan, pernikahan, dan lainnya. Lebih dari sekadar administrasi, administrasi kependudukan bagi anak juga merupakan pengakuan negara dan orang tua secara formal, salah satunya melalui akta kelahiran.

Ardiansyah Sulaiman menjelaskan alasan pelantikan dilakukan di Ruang Kerja Bupati. Pertama, batas akhir toleransi kekosongan jabatan di Disdukcapil yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri RI adalah 17 Juni 2023. Selain itu, agenda-agenda yang sangat padat juga menjadi pertimbangan pelaksanaan pelantikan di ruang tersebut.

Bupati juga menyoroti tugas berat yang terkait dengan target penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) yang selalu dipantau oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPA).

Disdukcapil memiliki peran penting dalam kelengkapan administrasi anak, seperti akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA). Ardiansyah berharap tidak ada manipulasi data di KIA terkait pernikahan dini, karena berdasarkan regulasi yang berlaku, usia minimal pernikahan adalah 19 tahun.

Baca Juga  Ketidakmerataan Peluang Penerimaan P3K, Yan Ipui Angkat Isu Guru TK2D

“Untuk mencegah terjadinya pernikahan dini, Kutim juga sudah melakukan kerja sama dengan Kantor Kementerian Agama dan di Kutim,” tegas Ardiansyah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ardiansyah Sulaiman memberikan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan mendorong mereka untuk bekerja dengan semangat dan tanggung jawab penuh. Ia juga mengingatkan agar para aparatur tidak menggunakan kendala kecil sebagai alasan untuk menghambat pekerjaan.

“Marilah kita tunaikan amanah ini sebaik-baiknya,” tutupnya.

Pelantikan Syaiful sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil di Disdukcapil Kutai Timur menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan, terutama bagi anak-anak.

Diharapkan, dengan adanya kepala bidang yang baru, kualitas pelayanan di bidang pencatatan sipil dapat ditingkatkan, dan proses administrasi kependudukan dapat berjalan dengan lancar serta sesuai dengan aturan yang berlaku. (ADV01/ DISKOMINFO STAPER)

396Dibaca

Berita Terkait

Meski Belum Capai Target, Nasdem Kutim Optimis Masuk Unsur Pimpinan Dengan Perolehan 6 Kursi
Sambut Hangat Kunjungan Silaturahmi Paroki Katolik Santa Theresia Sangatta, Ardiansyah Apresiasi Peran Pemuka Agama
Dukung Pembangunan Gereja HKBP, Manifestasi Nyata Bupati Kutim Wujudkan Toleransi dan Harmoni Keberagaman Beragama
Toleransi Antaragama, Pesan Damai Bupati Kutai Timur di Perayaan Natal
Serahkan 9 Unit Bantuan Ambulans, Komitmen Jimmi Untuk Kesehatan Masyarakat Kutim
Dispar Sebut Kemilau Batik Sebagai Ajang Promosi Pelaku Batik Lokal
Tutup Festival Kemilau Batik, Kasmidi Harap Dapat Menjadi Agenda Tahunan
Buka Turnamen Panahan Traditional, Bupati Ingin Panahan Tradisional Bisa Menjadi Eskul di Tiap Sekolah

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:24 WITA

Meski Belum Capai Target, Nasdem Kutim Optimis Masuk Unsur Pimpinan Dengan Perolehan 6 Kursi

Rabu, 21 Februari 2024 - 19:20 WITA

Sambut Hangat Kunjungan Silaturahmi Paroki Katolik Santa Theresia Sangatta, Ardiansyah Apresiasi Peran Pemuka Agama

Senin, 12 Februari 2024 - 17:34 WITA

Dukung Pembangunan Gereja HKBP, Manifestasi Nyata Bupati Kutim Wujudkan Toleransi dan Harmoni Keberagaman Beragama

Sabtu, 3 Februari 2024 - 08:57 WITA

Toleransi Antaragama, Pesan Damai Bupati Kutai Timur di Perayaan Natal

Selasa, 19 Desember 2023 - 17:29 WITA

Serahkan 9 Unit Bantuan Ambulans, Komitmen Jimmi Untuk Kesehatan Masyarakat Kutim

Senin, 4 Desember 2023 - 10:09 WITA

Dispar Sebut Kemilau Batik Sebagai Ajang Promosi Pelaku Batik Lokal

Senin, 4 Desember 2023 - 10:06 WITA

Tutup Festival Kemilau Batik, Kasmidi Harap Dapat Menjadi Agenda Tahunan

Sabtu, 2 Desember 2023 - 19:58 WITA

Buka Turnamen Panahan Traditional, Bupati Ingin Panahan Tradisional Bisa Menjadi Eskul di Tiap Sekolah

Berita Terbaru

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini

error: Isi konten ini dilindungi, terima kasih.