You dont have javascript enabled! Please enable it! Langkah Progresif Kutai Timur, Rencana Pembangunan Lapas Dan Isu Tapal Batas Dibahas Dalam Rapat Forkopimda - Sangattaku

Langkah Progresif Kutai Timur, Rencana Pembangunan Lapas dan Isu Tapal Batas Dibahas dalam Rapat Forkopimda

Senin, 14 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Senin (14/8/2023), Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman memimpin rapat Forkopimda yang digelar di Aula Kodim 0909/Kutim. Rapat ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Kutim Joni, Kapolres , Kajari Kutim Roman Robin, perwakilan dari , perwakilan Dandim 0909/Kutim, Pengadilan Negeri Sangatta, dan Kepala Kesbangpol M Basuni.

Usai rapat, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan beberapa poin penting yang telah dibahas dalam pertemuan tersebut. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah rencana pembangunan Lapas di Kutim. Ardiansyah Sulaiman menjelaskan bahwa surat dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) provinsi telah diterima, meminta Kutim untuk segera membangun Lapas di daerah tersebut. Mengingat mayoritas penghuni Lapas di Bontang adalah warga Kutim, pembangunan Lapas menjadi kebutuhan yang signifikan.

Suasana jalannya Rapat Forkopimda di Command Center Kodim 0909/ Kutim. (*/ist)

“Kami telah menerima surat dari Kemenkumham provinsi untuk segera menyiapkan Lapas di Kutim. Lahan telah disiapkan, dan akan segera dilakukan pengecekan untuk memastikan kesesuaian lokasi,” jelas Ardiansyah Sulaiman.

Pembahasan selanjutnya adalah mengenai tapal batas antara Kutim dan Bontang, yang berada di , Desa Martadinata, Kecamatan Teluk Pandan. Bupati mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi melalui Kabag Hukum dengan berbagai pihak terkait, mengingat Bontang telah mengajukan gugatan terkait tapal batas ini ke Mahkamah Agung (MA).

“Kami telah membahas hal ini dengan berbagai pihak, dan kami bersyukur atas perkembangan yang telah ada,” ucapnya.

Dalam konteks pengelolaan , terutama berkaitan dengan Karhutla ( hutan dan lahan), Bupati Ardiansyah Sulaiman membahas beberapa titik api yang telah terdeteksi di wilayah Kutim. Informasi ini didapatkan dari Kapolres dan Dandim. Berdasarkan data, sebagian besar kasus Karhutla disebabkan oleh aktivitas masyarakat yang membuka lahan untuk keperluan pertanian dan berkebun.

Baca Juga  Terkait Pariwisata, Anjas Ingatkan Jangan Abaikan Infrastruktur Penunjang

“Kami akan segera mengambil tindakan melalui koordinasi antara Koramil, Polsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga desa. Rencananya, kami juga akan mengadakan apel bersama di dua titik, yaitu Kongbeng dan Telen,” jelas Bupati.

Terakhir, Bupati membahas mengenai permasalahan narkoba yang marak di Kutim. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah merencanakan kegiatan sosialisasi yang melibatkan berbagai kelompok usia, mulai dari hingga .

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak dan remaja kami dapat lebih memahami bahaya narkotika,” tutupnya.

Rapat Forkopimda ini menjadi forum penting yang membahas beragam isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan dan keamanan di Kutai Timur. Keseriusan para pihak yang hadir dalam membahas setiap topik menunjukkan komitmen untuk memastikan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kutim. (ADV01/ )

581Dibaca

Berita Terkait

Tertunda, Tarik Ulur Waktu Pelaksanaan Paripurna ke-30 DPRD Kutai Timur
Proyek MYC di Kutim Terkesan Mandek, Masyarakat Belum Merasakan Manfaat
Tingkatkan Sinergi, Kapolda Kaltim Sambangi Mako Lanal Sangatta
Pisah Sambut Kabid PAUD dan PNF, Heri Purwanto Siap Lanjutkan Program yang Ada
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Kutim Luncurkan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan
Diskominfo Staper Gelar Monev SP4N LAPOR, Rizali Hadi Sebut Jaringan Telekomunikasi Salah Satu Prioritas
Meski Indeks SPBE Kutim 2023 Duduki Peringkat Kedua dari 10 Kabupaten/Kota, Ronny Bonar Akui Masih Banyak Perlu Dibenahi
Monev SP4N LAPOR, Selain Implementasi Renaksi 2022-2026, Juga Upaya Pemkab Kutim Perbaiki Layanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:00 WITA

Tertunda, Tarik Ulur Waktu Pelaksanaan Paripurna ke-30 DPRD Kutai Timur

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:51 WITA

Proyek MYC di Kutim Terkesan Mandek, Masyarakat Belum Merasakan Manfaat

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:36 WITA

Tingkatkan Sinergi, Kapolda Kaltim Sambangi Mako Lanal Sangatta

Kamis, 23 Mei 2024 - 08:43 WITA

Pisah Sambut Kabid PAUD dan PNF, Heri Purwanto Siap Lanjutkan Program yang Ada

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:48 WITA

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Kutim Luncurkan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:19 WITA

Diskominfo Staper Gelar Monev SP4N LAPOR, Rizali Hadi Sebut Jaringan Telekomunikasi Salah Satu Prioritas

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:02 WITA

Meski Indeks SPBE Kutim 2023 Duduki Peringkat Kedua dari 10 Kabupaten/Kota, Ronny Bonar Akui Masih Banyak Perlu Dibenahi

Jumat, 17 Mei 2024 - 16:19 WITA

Monev SP4N LAPOR, Selain Implementasi Renaksi 2022-2026, Juga Upaya Pemkab Kutim Perbaiki Layanan Publik

Berita Terbaru

Berita

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Rabu, 12 Jun 2024 - 16:57 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini