Yan Dorong Pemkab Alokasikan APBD yang Ideal Untuk Pendidikan

Rabu, 8 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan kebijakan strategis dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor . Kebijakan tersebut mewajibkan setiap daerah untuk mengalokasikan minimum 20 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah () keseluruhan guna memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih ada beberapa daerah, termasuk beberapa di Indonesia, yang belum mampu sepenuhnya menjalankan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional yang telah berlaku sejak tahun 2009. Kendala ini terutama terkait dengan disparitas kemampuan keuangan yang dimiliki oleh masing-masing daerah.

Ketua Komisi D , . (Meika/Sgtu)

, Ipui, menyoroti permasalahan tersebut dan menegaskan pentingnya fokus pemerintah daerah untuk memenuhi amanat tersebut. Dalam sebuah pernyataan, Ipui menekankan perlunya alokasi APBD yang memadai agar sektor pendidikan dapat terus berkembang.

“Benar nggak pemerintah sudah mengalokasikan anggaran sebesar 20 persen ke situ (pendidikan),” ujar Yan.

Ketua Komisi D tersebut menyoroti bahwa selain jalan, sektor pendidikan harus tetap menjadi prioritas pembangunan. Dia juga menekankan pentingnya alokasi anggaran yang seimbang agar sektor pendidikan mendapatkan perhatian layak dari pemerintah.

“Tapi juga harus ideal, jangan sampai dinas lain nggak dapat jatah,” tambahnya.

Lebih jauh, Yan meyakini bahwa dengan alokasi anggaran yang memadai, tantangan dalam sektor pendidikan di akan dapat diatasi secara bertahap. Ini melibatkan peningkatan sarana dan prasarana, serta kualitas sumber daya tenaga pendidik yang akan berimbas positif terhadap pelayanan pendidikan kepada para peserta didik.

Pentingnya alokasi anggaran yang memadai diakui sebagai langkah krusial untuk mendukung pertumbuhan pendidikan di tengah masyarakat. Melalui perhatian dan dukungan yang konsisten, diharapkan sektor pendidikan dapat menjadi pilar yang kuat dalam memajukan Kabupaten Timur, sejalan dengan semangat pembangunan yang diusung oleh slogan daerah ini, “Untung Tuah Bumi Banua.” (AD01/Sek-DPRD)

Berita Terkait

Optimisme DPRD Kutai Timur, Peningkatan Anggaran Dorong Pembangunan Merata
M Amin Sebut Raperda Pengarusutamaan Gender Salah Satunya Guna Ciptakan Kesetaraan Peluang di Dunia Kerja
Ketua Komisi B DPRD Kutai Timur Tekankan Peran Infrastruktur dalam Perekonomian
Pemkab Gencar Groundbreaking Proyek MYC, Agusriansyah: Ini Yang Kita Inginkan Sejak Lama
Ketua DPRD Kutai Timur Ingatkan Perusahaan, Jalan Umum Bukan Koridor Hauling
Pemahaman SPBE: Diskominfo Staper Pastikan Setiap PD Terlibat Aktif
Ketua DPRD Kutai Timur Salurkan Dana Pokir untuk Pelestarian Kesenian Lokal
Poniso Suryo Renggono: Smart City Bukan Hanya Soal Teknologi, Tapi Perubahan Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 25 November 2023 - 18:58 WITA

Optimisme DPRD Kutai Timur, Peningkatan Anggaran Dorong Pembangunan Merata

Sabtu, 25 November 2023 - 15:24 WITA

M Amin Sebut Raperda Pengarusutamaan Gender Salah Satunya Guna Ciptakan Kesetaraan Peluang di Dunia Kerja

Jumat, 24 November 2023 - 15:11 WITA

Ketua Komisi B DPRD Kutai Timur Tekankan Peran Infrastruktur dalam Perekonomian

Jumat, 24 November 2023 - 08:28 WITA

Ketua DPRD Kutai Timur Ingatkan Perusahaan, Jalan Umum Bukan Koridor Hauling

Kamis, 23 November 2023 - 19:06 WITA

Pemahaman SPBE: Diskominfo Staper Pastikan Setiap PD Terlibat Aktif

Kamis, 23 November 2023 - 17:01 WITA

Ketua DPRD Kutai Timur Salurkan Dana Pokir untuk Pelestarian Kesenian Lokal

Kamis, 23 November 2023 - 11:00 WITA

Poniso Suryo Renggono: Smart City Bukan Hanya Soal Teknologi, Tapi Perubahan Masyarakat

Kamis, 23 November 2023 - 08:52 WITA

Yuli Sa’pang Dorong Pemkab Beri Perhatian Lebih Infrastruktur Pedesaan

Berita Terbaru

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini

error: Isi konten ini dilindungi, terima kasih.