You dont have javascript enabled! Please enable it! Progres Sudah Capai 44 Persen, Realisasi Dana Proyek Pelabuhan Kenyamukan Kutim Tahun Pertama Belum Optimal - Sangattaku

Progres Sudah Capai 44 Persen, Realisasi Dana Proyek Pelabuhan Kenyamukan Kutim Tahun Pertama Belum Optimal

Rabu, 1 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dalam upaya memaksimalkan fungsi sebagai pengawasan dalam mengawal pembangunan di Timur, Pansus () melakukan kunjungan lapangan ke proyek pembangunan di . Hasilnya, proyek tersebut mencapai progres yang menjanjikan dengan mencapai 44 persen.

Ketua Pansus, , anggota Kutim dari Fraksi PPP memimpin langsung kunjungan yang bertujuan meninjau perkembangan fisik proyek tersebut. Menurut pernyataan resmi dari Pansus LKPJ Bupati Kutai Timur, progres pembangunan telah mencapai 44 persen hingga saat ini.

Ketua Pansus LKPJ Bupati Kutai Timur Tahun 2023, Hepnie Armansyah. (meika/ )

Hepnie Armansyah menyatakan bahwa benar proyek pembangunan Pelabuhan telah mencapai progres sebesar 44 persen hingga saat ini. Namun, terdapat tantangan terkait realisasi anggaran yang belum optimal pada tahun anggaran sebelumnya (2023). Proyek yang menggunakan sistem tahun jamak ini, pada tahun awal pengerjaan hanya sekitar 15 persen dari total anggaran senilai Rp 70 miliar yang berhasil terserap, meninggalkan sisa dana sebesar Rp 45 miliar yang kemungkinan tidak dapat dialokasikan dalam tahun 2024 ini.

“Permasalahan utama adalah lambatnya pelaksanaan proyek yang menyebabkan realisasi anggaran belum optimal. Dari anggaran sebelumnya senilai Rp 70 miliar, hanya sekitar 15 persen yang terealisasi, dengan sisa dana sebesar Rp 45 miliar,” ujar Hepnie Armansyah.

Pemerintah dan DPRD Kutim telah menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp 70 miliar untuk tahun pertama dan Rp 50 miliar untuk tahun kedua. Namun, penundaan awal pelaksanaan proyek menyebabkan realisasi dana yang kurang optimal pada tahun pertama.

Hepnie Armansyah mengapresiasi kinerja kontraktor pelaksana proyek, namun menyoroti kendala terkait alokasi anggaran. Meskipun hanya tersedia dana sebesar Rp 50 miliar pada tahun ini, Pansus LKPJ Bupati Kutim optimis bahwa pembangunan pelabuhan dapat diselesaikan sesuai dengan anggaran yang tersedia.

Baca Juga  Fraksi Golkar Desak Akselerasi Program Prioritas di APBD Kutim

Hepnie Armansyah menekankan pentingnya keterlibatan DPRD Kutim dalam pengawasan dan pengelolaan anggaran untuk proyek-proyek besar, mengingat keterikatan proyek multi-years dengan kesepakatan antara pemerintah dan DPRD.

“Keterlibatan DPRD Kutim sangat penting untuk memastikan penggunaan anggaran yang optimal demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Hepnie Armansyah.

Dengan demikian, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD Kutim diharapkan dapat menyelesaikan proyek ini sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan dan memastikan penggunaan anggaran yang optimal demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. (AD01/ DPRD)

321Dibaca

Berita Terkait

Proyek MYC di Kutim Terkesan Mandek, Masyarakat Belum Merasakan Manfaat
Joni: Sosialisasi Beasiswa di Kutim Harus Capai Hingga Pelosok Desa
Pisah Sambut Kabid PAUD dan PNF, Heri Purwanto Siap Lanjutkan Program yang Ada
Erfan Kurniawan Apresiasi Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan di Kutai Timur
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Kutim Luncurkan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan
Menuju Universal Coverage Jamsostek 2024, Roma Malau Sebut Perlindungan Sosial Adalah Hak Setiap Pekerja, Termasuk Pekerja Rentan
Diskominfo Staper Gelar Monev SP4N LAPOR, Rizali Hadi Sebut Jaringan Telekomunikasi Salah Satu Prioritas
Meski Indeks SPBE Kutim 2023 Duduki Peringkat Kedua dari 10 Kabupaten/Kota, Ronny Bonar Akui Masih Banyak Perlu Dibenahi

Berita Terkait

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:51 WITA

Proyek MYC di Kutim Terkesan Mandek, Masyarakat Belum Merasakan Manfaat

Rabu, 5 Juni 2024 - 19:38 WITA

Joni: Sosialisasi Beasiswa di Kutim Harus Capai Hingga Pelosok Desa

Kamis, 23 Mei 2024 - 08:43 WITA

Pisah Sambut Kabid PAUD dan PNF, Heri Purwanto Siap Lanjutkan Program yang Ada

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:38 WITA

Erfan Kurniawan Apresiasi Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan di Kutai Timur

Rabu, 22 Mei 2024 - 18:48 WITA

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Pemkab Kutim Luncurkan Program Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:56 WITA

Menuju Universal Coverage Jamsostek 2024, Roma Malau Sebut Perlindungan Sosial Adalah Hak Setiap Pekerja, Termasuk Pekerja Rentan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:19 WITA

Diskominfo Staper Gelar Monev SP4N LAPOR, Rizali Hadi Sebut Jaringan Telekomunikasi Salah Satu Prioritas

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:02 WITA

Meski Indeks SPBE Kutim 2023 Duduki Peringkat Kedua dari 10 Kabupaten/Kota, Ronny Bonar Akui Masih Banyak Perlu Dibenahi

Berita Terbaru

Berita

Kyai Tega Cabuli 5 Santriwati dan 2 Pegawai

Rabu, 12 Jun 2024 - 16:57 WITA

Maaf, Klik Kanan Tidak Diperkenankan Pada Laman Ini
Maaf, Text Pada Laman Ini Tidak Dapat Diseleksi
Sorry this site is not allow cut.
Maaf, Tidak Diizinkan Mencopy Isi Laman Ini
Sorry this site is not allow paste.
Sorry this site is not allow to inspect element.
Sorry this site is not allow to view source.

Maaf, Anda tidak diizinkan untuk mengcopy teks atau artikel ini