Seminar Jurnalistik dan Fotografi Gelaran Prokompi Gunakan APBD-P 2024, Ini Penjelasan Panitia

Kamis, 5 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar jurnalistik dan fotografi yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompi), saat dibuka, Kamis (05/09/2024) menyisakan pertanyaan bagi sebagian kalangan peserta, terutama para pegiat media.

Menarik, Ketua Panitia, Ahyar Asdin saat menyampaikan laporan berkaitan dengan kegiatan tersebut, menyatakan sumber dana kegiatan adalah dari Anggaran Perencanaan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2024. Hal ini tentu menjadi pertanyaan besar, sebab sebagaimana diketahui, bahwa APBD -P Tahun Anggaran 2024 belum ‘ketuk palu’.

Ketua Panitia Seminar Jurnalistik dan Fotografi, Ahyar Asdin. (bollem/sgt)

Dikonfirmsi terkait hal tersebut, Ahyar menjelaskan bahwa benar sumber dana kegiatan berasal dari APBD Perubahan tahun 2024, namun tidak secara keseluruhan. Dirinya menjelaskan, hal ini terjadi karena sejatinya kegiatan pelatihan jurnalistik dan  fotografi ini dilaksanakan dengan menggunakan APBD Murni 2024, namun menemui beberapa kendala teknis.

“Kegiatan ini sebenarnya sudah masuk di (APBD) murni, cuma karena ada beberapa item yang dirubah, dirubah terkait jumlah pesertanya yang tadinya 100 kami naikkan jadi 150, terus ada beberapa termasuk pengadaan-pengadaan starterkit, ada perubahan,” terangnya.

“Sarannya dari BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) waktu itu, daripada tidak dikerjakan, kita alihkan dari (APBD) murni, ke APBD perubahan,” imbuhnya.

Founder dari Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Cerita Sangattaku itupun menjelaskan, bahwa secara aturan hal itu diperbolehkan, sebab hanya menambahkan anggaran dari APBD Perubahan.

“Karena ada sudah anggarannya di (APBD) murni, cuma ditambahkan di anggaran perubahan dengan penambahan sedikit, bukan keseluruhan,” jelasnya.

“Jadi mungkin seperti itu, bukan bahwa tidak ada, tidak ada dan langsung ada,” tegasnya.

Seminar Jurnalistik dan Fotografi ini, rencananya dilaksanakan selama dua hari, dari 5 hingga 6 September 2024, dengan menghadirkan dua narasumber, yakni Desy Saputra selaku Praktisi Kehumasan Pemerintah dan Sandy Leo dari National Geographic Community, dengan 150 peserta, dibuka Asisten Pemkesra Seskab Kutai Timur, Poniso Suryo Renggono. (*/bl)

Berita Terkait

Jambore Daerah Kaltim 2025 Resmi Ditutup, Mahyunadi Minta Evaluasi Kekurangan dalam Penyelenggaraan
Gali Potensi Ekonomi Digital, Basuki Isnawan Dorong Kolaborasi Sekolah dan Swasta Perkuat Ekosistem Esports Kutai Timur
Didorong Dispora Kutim, HMI Integrasi Penuh ke KNPI Per Akhir November
Laboratorium Kader, Dispora Dorong KNPI Aktif Bina Merata Seluruh Organisasi Kepemudaan
Asisten III Setkab Kutim Pastikan Penyesuaian TPP ASN Tetap Terukur
Proyeksi APBD 2026 Kutai Timur Rp5,73 Triliun, Target PAD Hanya Sekitar 7,6 persen
POM se-Kutim Resmi Dibuka, Ratusan Mahasiswa Bersaing di Tiga Cabor Utama
Dispora Kutim Siapkan Piala Bergilir, Targetkan POM Jadi Agenda Wajib Tahunan

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 17:01 WITA

Jambore Daerah Kaltim 2025 Resmi Ditutup, Mahyunadi Minta Evaluasi Kekurangan dalam Penyelenggaraan

Sabtu, 29 November 2025 - 08:17 WITA

Gali Potensi Ekonomi Digital, Basuki Isnawan Dorong Kolaborasi Sekolah dan Swasta Perkuat Ekosistem Esports Kutai Timur

Jumat, 28 November 2025 - 20:41 WITA

Didorong Dispora Kutim, HMI Integrasi Penuh ke KNPI Per Akhir November

Jumat, 28 November 2025 - 20:14 WITA

Laboratorium Kader, Dispora Dorong KNPI Aktif Bina Merata Seluruh Organisasi Kepemudaan

Rabu, 26 November 2025 - 08:49 WITA

Asisten III Setkab Kutim Pastikan Penyesuaian TPP ASN Tetap Terukur

Berita Terbaru