60 UMKM dan 15 Paguyuban Ramaikan HUT Ke-25 Kutai Timur

Kamis, 21 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Semarak perayaan seperempat abad Kabupaten Kutai Timur diisi dengan gelaran megah Pesta Rakyat Seni Kebudayaan yang berlangsung di Townhall Sangatta Baru. Festival tiga hari yang dimulai pada Rabu (20/11/2024) ini menghadirkan ragam pertunjukan yang memadukan unsur hiburan dan edukasi budaya.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Mulyono menyampaikan visi besar di balik penyelenggaraan festival ini. “Kami melihat ini sebagai kesempatan untuk menanamkan rasa bangga pada masyarakat Kutim terhadap warisan budaya mereka dan memperkuat identitas budaya kita,” ungkapnya.

Mengangkat tema Magic Land, festival ini menghadirkan pertunjukan spektakuler dari enam artis nasional yang berkolaborasi dengan talenta lokal. Tidak hanya itu, 60 pelaku UMKM mendapat kesempatan memamerkan produk unggulan mereka, sementara 15 paguyuban dan komunitas seni tampil memukau dengan pertunjukan warisan budaya.

“Pesta ini merupakan lebih dari sekadar hiburan, ia adalah cara untuk mengedukasi masyarakat tentang nilai-nilai budaya melalui interaksi langsung,” jelas Mulyono, menekankan aspek edukatif yang menjadi fokus utama acara. Pernyataan ini menegaskan bahwa festival tidak hanya dirancang sebagai ajang hiburan semata, tetapi juga sebagai media pembelajaran budaya yang interaktif.

Keunikan festival ini terletak pada perpaduan antara hiburan, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi. Platform yang disediakan bagi UMKM lokal membuka peluang baru dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah. “Kami berharap ini akan membantu memperkuat ekonomi lokal melalui promosi produk khas daerah,” tambah Mulyono.

Kolaborasi intensif antara pemerhati budaya, penggiat seni, dan masyarakat dalam perancangan konsep acara mencerminkan semangat kebersamaan yang kuat. Festival ini menjadi bukti nyata komitmen Kutai Timur dalam melestarikan warisan budaya sambil memberdayakan potensi ekonomi masyarakat.

Baca Juga  Lepas Offroader Sangatta, Kasmidi Harap Kutai Timur Bisa Jadi Tuan Rumah

“Ini adalah upaya kita untuk menjaga dan melestarikan budaya kita untuk generasi yang akan datang,” tutup Mulyono, menegaskan pentingnya keberlanjutan budaya dalam pembangunan daerah. (AD01/ Diskominfo Kutim)

968Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Berita Terbaru