Anggota DPRD Kutim Aldryansyah Soroti Masalah Listrik, Air Bersih, dan Sinyal di Dapil V

Selasa, 19 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Aldryansyah mengungkapkan keterbatasan listrik dan air bersih menjadi problema utama dari hasil reses yang ia lakukan pada tanggal 14 November lalu selama empat hari di tiga titik wilayah Dapil V, yakni Sandaran, Kaliorang dan Sangkulirang.

Anggota DPRD Kabupaten Kutai Timur, Aldryansyah (*/MK)

Saat dimintai keterangan lebih lanjut oleh awak media mengenai hal tersebut, Politisi dari Partai Nasdem tersebut mengatakan banyak daerah di Sandaran masih bergantung pada penggunaan genset sebagai sumber daya utama. Sementara untuk di beberapa titik lain sudah terpasang tiang listrik namun belum terdapat aliran listrik.

“Ada beberapa juga yang memang tidak bisa dijangkau oleh PLN (Perusahaan Listrik Negara). Oleh itu, mereka mengajukan permintaan untuk tenaga surya dan tandon air,” ujarnya Selasa, 19 November 2024 Pukul 00.53 WITA di halaman Q Hotel.

Selain itu, perihal blank spot atau kesulitan akses sinyal komunikasi juga menjadi keluhan warga setempat. Aldryansyah menegaskan akan berkomitmen untuk terus memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang sulit terjangkau.

“Terkesan cukup tertinggal untuk daerah-daerah tersebut, namun sudah ada beberapa titik yang sudah terpenuhi,” imbuh pria kelahiran tahun 1999 itu.

Ia harap setelah pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) “siapapun yang terpilih nantinya” pemerintah dapat amanah dalam menangani permasalahan ini agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kutai Timur.

“Siapapun bupatinya, haruslah amanah dalam bekerja,” pungkas Aldryansyah. (AD01/ DPRD)

1.2kDibaca

Berita Terkait

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus
Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur
Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen
Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar
BPBD Kutai Timur Ingatkan Titik Hotspot Tak Bisa Langsung Disebut Karhutla
Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan
Pengembang Diminta Segera Serahkan Aset PSU, Agar Perbaikan Infrastruktur Perumahan Bisa Dilakukan
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:48 WITA

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 September 2026 - 09:21 WITA

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 September 2026 - 09:11 WITA

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 September 2026 - 08:44 WITA

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Selasa, 15 September 2026 - 20:33 WITA

Cegah Karhutla, PT Dewata Sawit Nusantara Perkuat Patroli Bersama Masyarakat dan Aparat Keamanan

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Tatap Muka Masih Dibutuhkan di Tengah Digitalisasi Adminduk

Rabu, 16 Sep 2026 - 10:06 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Tak Perlu Tinggalkan Rumah Sakit, Akta hingga NIK Bayi Kini Bisa Diurus

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:48 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Batik Jadi Andalan UMKM Swarga Bara, Pasarnya Mulai Merambah Luar Kutai Timur

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Realisasi Infrastruktur Desa Swarga Bara Capai 80 Persen

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:11 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Kemarau Berkepanjangan, Mahyunadi Minta Warga Jaga Lahan Agar Tak Terbakar

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:44 WITA