Disperindag Kutim Gelar Pelatihan Tata Boga untuk Pengembangan Wirausaha Kuliner

Senin, 11 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dalam upaya mendorong pertumbuhan dan pengembangan kewirausahaan di daerah, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menyelenggarakan pelatihan tata boga yang ditujukan untuk pengembangan wirausaha baru di Kecamatan Sangatta Utara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 11 November 2024 Pukul 09.00 WITA di Gedung eks Mesfa Mulia, Jalan Yos Sudarso IV, Teluk Lingga, Sangatta Utara.

Foto bersama usai pelatihan (*/MK)

Pelatihan ini menarik perhatian 40 peserta yang terdiri dari pelaku usaha yang sudah berjalan serta calon wirausaha yang berminat untuk mengembangkan keterampilan di bidang kuliner.

Kepala Dinas Perindag Kutai Timur, Nora Ramadani, menyampaikan tujuan dari kegiatan ini guna memperkenalkan berbagai teknik-teknik dasar dalam tata boga, khususnya di bidang kuliner. Ada pun beberapa aspek yang ditekankan adalah dari tata cara penyajian masakan serta tata cara penataan alat makan (table manner). Karena bila usaha mereka adalah untuk catering, event resmi atau untuk perusahaan besar, hal-hal yang diberikan pelatihan akan menjadi standar yang cukup ketat disyaratkan.

“Misalnya mereka ingin menyediakan catering suatu perusahaan besar, maka mereka tidak hanya dituntut untuk mumpuni dalam hal masakan, tapi juga harus faham tentang cara penyajian maupun kandungan gizi masakan yang disajikan. Di samping ketentuan syarat dasar mereka harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) maupun sertifikat layak higienis. Semuanya kita berikan pembekalannya dalam pelatihan yang diberikan,” jelas Kadis didampingi oleh Sekretaris Disperindag, Muhammad Reza Pahlevi saat dikonfirmasi ulang awak media

Selain keterampilan teknis dalam memasak, Nora Ramadani tekankan bagi para peserta untuk memahami tata cara pengelolaan usaha yang baik, seperti standar penyajian makanan hingga cara pemasaran yang efektif.

Baca Juga  Kesbangpol Gelar Rakor Forkopimcam, Upaya Wujudkan Pemilu Damai 2024

“Hal ini penting, terutama jika nantinya mereka ingin bekerja sama dengan perusahaan besar,” imbuhnya.

Maka itu, Disperindag mengundang narasumber utama yang berkompeten di bidangnya. Salah satu narasumber, Ibu Fatmawati, seorang pelaku usaha sukses dari Sangatta.

Dengan demikian Ia harap dapat terjadi transfer ilmu yang maksimal antara narasumber dan peserta, sehingga dapat meningkatkan daya saing daerah khususnya Kutai Timur. (ADV/ Diskominfo Kutim)

1.2kDibaca

Berita Terkait

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur
Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi
Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham
Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan
Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan
Kerajinan Daur Ulang Limbah dan Batik Rantau Pulung Tampil di Ajang Pameran Expo Kutai Timur 2026
Beragam Produk Olahan Kreatif UMKM Rantau Pulung Pikat Pengunjung Pameran Expo Kutim 2026
Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:09 WITA

Pererat Sinergitas, Danbrigif 32/Mangkalihat Kunjungi Mapolres Kutai Timur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:29 WITA

Dekatkan Diri dengan Warga, Polres Kutim Hadirkan Stand Expo Informatif di Bukit Pelangi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:44 WITA

Kukuhkan Legalitas Organisasi, IKA HIPMA-KT Kantongi Akta Notaris dan SK Kemenkumham

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Rakor JIGD se-Kaltim 2026, Idham Cholid dan Muhaimin Dorong Penguatan Data Geospasial untuk Pembangunan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:45 WITA

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Berita Terbaru

Pendidikan & Sosial Kebudayaan

Kutai Timur Baru Catat Empat Warisan Budaya Takbenda, Pendataan Tradisi Lokal Jadi Tantangan

Rabu, 14 Okt 2026 - 08:45 WITA