DPPKB Kutim Perkuat Implementasi Program Bangga Kencana dan Penanganan Stunting

Jumat, 15 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutai Timur menggelar Workshop Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Hotel Grand Verona Samarinda, Kamis (14/11/2024). Workshop ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan untuk menyamakan persepsi dalam implementasi program.

Achmad Junaidi B, Kepala DPPKB Kutim sekaligus Sekretaris TPPS Kutim, menekankan pentingnya keselarasan implementasi program. “Workshop ini sangat penting agar tidak ada perbedaan implementasi program antara kabupaten, kecamatan, dan desa. Oleh karena itu, kami hadirkan narasumber dari BKKBN yang kompeten untuk memastikan semua pihak memiliki pemahaman yang sama, sehingga kegiatan ini bisa berjalan sejalan dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing,” jelasnya.

Dalam acara yang sama, DPPKB Kutim juga mensosialisasikan pembentukan sekolah Lansia se-Kutim di Hotel Diamond Samarinda. Program ini dirancang untuk mendukung kesehatan dan produktivitas warga lanjut usia, serta memfasilitasi keterlibatan mereka dalam aktivitas masyarakat.

Kepala Perwakilan BKKBN, Sunarto, dalam sambutannya menyoroti tantangan terkini. “Dalam workshop bangga kecana kita akan mereview capaian yang berkaitan dengan stunting. Kita juga melihat sinergitas dari TPPS yang ada di Kabupaten Kutai Timur,” ujarnya. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menunjukkan angka stunting di Kutim mencapai 29 persen, meskipun berbagai upaya telah dilakukan.

Sunarto menambahkan bahwa terdapat perkembangan positif dalam beberapa indikator. “Data terbaru yang saya terima sebenarnya angka prevalensi stunting sudah turun di Kabupaten Kutai Timur dan data keluarga miskin serta sangat miskin juga sudah turun. Tetapi anomali ketika ditanya angka stunting masih tinggi. Mudah-mudahan di momen ini kita kaji dan strategi apa yang kita persiapan khusus 2025,” jelasnya.

Mengingat posisi strategis Kalimantan Timur sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN), peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas utama. Target 2045 adalah mewujudkan SDM unggul yang mampu berperan aktif dalam pembangunan IKN. (AD01/ Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Berita Terbaru