Kutai Timur Tetapkan Arah Pembangunan 20 Tahun Mendatang, RPJPD 2025-2045 Disetujui

Selasa, 26 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Langkah besar pembangunan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) untuk dua dekade ke depan telah memasuki babak baru. Dalam Sidang Paripurna DPRD yang berlangsung Selasa (26/11/2024), Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan pendapat akhir pemerintah mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan pendapat akhir pemerintah terhadap Raperda RPJPD 2025-2045. (MK/ sgtk)

“Dokumen ini menjadi panduan bagi penyusunan rencana pembangunan jangka menengah, sekaligus memastikan kesinambungan program pembangunan selama 20 tahun ke depan, sejalan dengan visi, misi, dan tujuan yang telah kita tetapkan,” ungkap Ardiansyah di hadapan peserta sidang.

RPJPD 2025-2045 ini lahir dari proses kolaboratif yang melibatkan berbagai elemen, mulai dari Pemerintah Daerah, DPRD, akademisi, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha. “Melalui kerja sama ini, kami percaya bahwa RPJPD yang telah disusun tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi juga cerminan dari aspirasi masyarakat Kutai Timur yang ingin melihat daerahnya lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tegas Ardiansyah.

Dokumen strategis ini memuat beberapa poin krusial, mencakup:

  • Transformasi sosial menuju masyarakat modern, madani dan berbudaya;
  • Transformasi ekonomi menuju kemandirian dan ketangguhan ekonomi;
  • Transformasi tata kelola menuju pemerintahan yang profesional, efektif, adaptif dan visioner;
  • Ekosistem sosial, ekonomi, hukum, dan birokrasi yang supportif, agile, dan stabill;
  • Ketahanan sosial, budaya, dan ekologi;
  • Pembangunan kewilayahan yang merata, terencana dan transparan;
  • Pembangunan sarana dan prasarana yang berkualitas, ramah lingkungan dan terjangkau;

Bupati Ardiansyah menekankan bahwa keberhasilan implementasi RPJPD bergantung pada sinergi seluruh pemangku kepentingan. “Kami mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari pemerintah, DPRD, sektor swasta, hingga organisasi masyarakat sipil, untuk bersatu padu dalam mewujudkan tujuan pembangunan yang telah kita rencanakan. Mari kita jadikan RPJPD ini sebagai momentum untuk melangkah bersama menuju masa depan Kutai Timur yang lebih baik,” pungkasnya. (AD01/ Diskominfo Kutim)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Tindak Lanjut Arahan Pusat, Kutai Timur Konsolidasikan Pengamanan dan Kesiapsiagaan Jelang Nataru
Ardiansyah Sulaiman Tegaskan, Pekerjaan Infrastruktur di Benua Baru Hanya Penambahan Kegiatan, Bukan Proyek Multiyears

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Berita Terbaru