Potensi Ekonomi Dapil 2, Syaiful Bakhri Dorong Pengembangan Pertanian dan Perkebunan

Selasa, 5 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Daerah Pemilihan (Dapil) 2 di Kutai Timur (Kutim) menyimpan beragam potensi ekonomi yang belum tergarap maksimal. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten (DPRD) Kutai Timur, Syaiful Bakhri, menyoroti sektor pertanian dan perkebunan yang dominan di wilayah tersebut dan mendorong pemerintah daerah untuk lebih fokus pada pengembangannya.

Syaiful Bakhri mengungkapkan bahwa Dapil 2, yang meliputi Kecamatan Bengalon, Rantau Pulung, Sangatta Selatan, dan Teluk Pandan, memiliki kekayaan alam yang melimpah. Ia menjelaskan bahwa sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, menjadi komoditas utama di wilayah tersebut. Selain sawit, terdapat juga potensi dari komoditas lain seperti pisang, singkong, dan padi yang dihasilkan oleh para petani setempat.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kutai Timur, Syaiful Bakhri. (MK/ sgtk)

“Kalau di Rantau Pulung, Bengalon, itu kan hasil buminya yang dari perkebunan, sawit lah yang dominan,” jelasnya saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin 4 November 2024.

“Sisanya ada pisang, ada juga yang dari petani ini, ada yang singkong, ada yang macam-macam lah, ada yang menanam padi dan sebagainya,” tambahnya.

Syaiful menilai bahwa dengan pengelolaan yang baik dan dukungan dari pemerintah, potensi ini dapat menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi masyarakat. Ia juga berencana untuk mengkaji kebutuhan dan kendala yang dihadapi oleh para petani dan pekebun di Dapil 2.

“Ini perlu perhatian khusus, untuk masalah pertanian dan perkebunan yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

“Nanti saya lihat kebutuhan masyarakatnya apa ya. Mungkin masalah pertanian, atau masalah perkebunan, yang perlu diperhatikan,” katanya melanjutkan.

Lebih lanjut, Syaiful mengajak dinas terkait untuk bekerja sama dalam mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan. Syaiful Bakhri optimis bahwa dengan perhatian dan dukungan yang tepat, sektor pertanian dan perkebunan di Dapil 2 dapat berkembang pesat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Sayid Anjas Dorong Penambahan Pegawai Teknis di OPD Guna Optimalisasi Layanan Publik

“Ya nanti teknisnya itu kajiannya ada di dinas masing-masing ya, kan kita belum tahu persis itu,” pungkasnya. (AD01/ DPRD)

1.3kDibaca

Berita Terkait

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Retribusi Pasar Sangatta Utara Capai Rp783 Juta, Pembenahan Fasilitas Berlanjut
Aktivitas Pasar Induk Sangatta Utara Menurun, Pembeli Berkurang 50-60 Persen
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:24 WITA

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Minggu, 27 September 2026 - 16:14 WITA

Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang

Minggu, 27 September 2026 - 14:49 WITA

Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA