Yulianus Dorong Peningkatan Fasilitas dan Aksebilitas Puskesmas di Perdesaan Kutai Timur

Jumat, 15 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Yulianus Palangiran, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi pelayanan kesehatan yang masih kurang optimal di sejumlah puskesmas di wilayah perdesaan. Yulianus menekankan pentingnya peran puskesmas sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di daerah terpencil.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Yulianus Palangiran. (MK/ sgtk)

“Kekurangan fasilitas dan tenaga medis di puskesmas perdesaan menjadi masalah serius yang perlu segera ditangani,” ujar Yulianus. Ia menyatakan bahwa banyak puskesmas yang belum dilengkapi dengan peralatan medis yang memadai, sehingga masyarakat kesulitan dalam mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang akurat. Selain itu, kekurangan tenaga medis menyebabkan waktu tunggu layanan menjadi lama, memperburuk kualitas pelayanan kesehatan.

Yulianus juga menyoroti dampak infrastruktur jalan yang buruk, yang membuat akses ke puskesmas menjadi semakin sulit bagi warga yang tinggal jauh. “Tidak seharusnya jarak dan kondisi geografis menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas,” tegasnya. Menanggapi masalah ini, ia mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah strategis dalam meningkatkan kualitas puskesmas.

“Pemberian bantuan yang diperlukan untuk perbaikan fasilitas dan penambahan tenaga medis harus diupayakan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan puskesmas dapat beroperasi dengan lebih baik dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelas Yulianus pada Kamis (14/11/2024).

Selain itu, Yulianus menekankan pentingnya pengembangan kapasitas tenaga kesehatan. Ia menyatakan bahwa pembaruan pengetahuan dan keterampilan bagi tenaga medis adalah faktor kunci untuk memastikan pelayanan yang diberikan memenuhi standar yang diharapkan.

Yulianus juga mengajak pemerintah untuk memanfaatkan teknologi dalam pelayanan kesehatan. Inovasi ini diharapkan dapat mempermudah akses layanan kesehatan, terutama bagi warga di daerah terpencil. “Penerapan sistem informasi kesehatan, yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan, membuat janji, serta mendapatkan informasi terkait pelayanan, mendesak untuk dilakukan,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemkab Kutim Alokasikan Rp 2 Miliar untuk Dukung Program TMMD ke-117

Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, Yulianus menyerukan kolaborasi dengan berbagai organisasi dan komunitas dalam penyuluhan kesehatan. “Melalui kemitraan dengan berbagai organisasi dan komunitas, diharapkan kesadaran akan pentingnya akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dapat meningkat,” tambahnya.

Yulianus menegaskan bahwa kesehatan adalah hak asasi setiap individu dan merupakan modal dasar untuk membangun masyarakat yang produktif. Dengan peningkatan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kutai Timur dapat meningkat secara signifikan. (AD01/ DPRD)

1.1kDibaca

Berita Terkait

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT
BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang
Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Retribusi Pasar Sangatta Utara Capai Rp783 Juta, Pembenahan Fasilitas Berlanjut
Aktivitas Pasar Induk Sangatta Utara Menurun, Pembeli Berkurang 50-60 Persen
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:24 WITA

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Minggu, 27 September 2026 - 16:14 WITA

Status Lahan Jadi Catatan Penting, Dishub Kutim Matangkan Rencana Pembangunan Jembatan Timbang

Minggu, 27 September 2026 - 14:49 WITA

Pemkab Kutim Fokus Susun FS Jembatan Timbang, Tiga Lokasi Dinilai Layak

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

34 Perumahan Terdaftar di Kutai Timur, 11 Telah Jalani Serah Terima Pertama PSU

Jumat, 2 Okt 2026 - 08:09 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Kamis, 1 Okt 2026 - 09:42 WITA