Syaiful Bakhri Dukung Optimalisasi Program Koperasi, Sebut SDM Koperasi Perlu Pendampingan Berkelanjutan

Selasa, 3 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Penguatan pembinaan koperasi melalui pendampingan intensif menjadi fokus perhatian anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Syaiful Bakhri. Legislator ini mendorong Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) dan Ekonomi Kreatif untuk mengoptimalkan perannya dalam memberdayakan sektor koperasi yang dipandang vital bagi perekonomian daerah.

Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim), Syaiful Bakhri. (MK/ sgtk)

“Kalau koperasi itu tidak didampingi dengan baik, saya pastikan akan gagal. karena kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang ada pasti tidak sama,” tegas politisi PKS ini saat ditemui pada Selasa (3/12/2014).

Dalam pengamatannya, koperasi yang berhasil berkembang selama ini tidak lepas dari peran pendampingan pihak ketiga dan berbagai program pelatihan, baik yang diselenggarakan di dalam maupun luar daerah. “Tidak mesti harus bermitra dengan perusahaan, tetapi pemerintah memberikan peluang bagi koperasi,” jelasnya.

Syaiful menggarisbawahi pentingnya pemahaman anggota dan pengurus koperasi terhadap hak dan kewajiban mereka. “Kalau koperasi tidak didampingi, saya pastikan UU tentang perkoperasian mereka tidak pahami, sehingga hak dan kewajiban mereka tidak dipahami disitu. Meskipun saat ini pembinaan sudah dilakukan, namun saya meminta itu terus dilakukan dan kalau perlu terus ditingkatkan,” ungkapnya.

Meski mengakui tantangan dalam pelaksanaan pendampingan, terutama mengingat jumlah koperasi yang mencapai ribuan di Kutim, Syaiful tetap mendorong optimalisasi program ini. “Memang pendampingan dari Dinas Koperasi itu tidak mudah, dengan koperasi yang jumlahnya ribuan di Kutim. Kalau itu dilakukan, saya kira memang membutuhkan pembiayaan dan anggaran yang cukup luar biasa,” pungkasnya.

Inisiatif ini mencerminkan komitmen DPRD Kutim dalam mendukung pengembangan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan, yang tidak hanya bermanfaat bagi anggotanya tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap pembangunan daerah. (AD01/ DPRD)

Berita Terkait

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan
Kepala DPPKB Kutim Achmad Junaidi Raih Peringkat 2 Nasional PKN II, Gagas Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Senin, 1 Desember 2025 - 19:45 WITA

Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional

Senin, 1 Desember 2025 - 17:11 WITA

Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Berita Terbaru