Bupati Kutai Timur Paparkan Visi Pembangunan 2025-2030 dalam Rapat Paripurna

Selasa, 4 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, didampingi oleh Wakil Bupati, Mahyunadi, memaparkan visi pembangunan daerah dalam Rapat Paripurna XXIX Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025 yang digelar di Ruang Utama DPRD Kutai Timur, Perkantoran Bukit Pelangi, pada Selasa, 4 Maret 2025. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Kutai Timur yang tangguh, mandiri dan berdaya saing.

Menurut Ardiansyah, visi tersebut berfokus pada ketahanan daerah dalam menghadapi tantangan global, kemandirian dalam pembangunan ekonomi dan sosial, serta peningkatan daya saing di sektor unggulan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Untuk merealisasikannya, pemerintah daerah telah menetapkan lima misi utama sebagai landasan pembangunan.

Pembukaan Rapat Paripurna ke 29 (*/MMP)

Misi pertama adalah penguatan sumber daya manusia (SDM) dan daya saing daerah, dengan tujuan meningkatkan pemerataan kualitas SDM yang berakhlak, berbudaya, sehat, cerdas dan berprestasi. Selanjutnya, transformasi ekonomi menjadi fokus kedua, dengan mendorong pertumbuhan industri berbasis pertanian, perkebunan, kehutanan, pariwisata, peternakan, perikanan dan kelautan guna menciptakan ekonomi yang berkelanjutan serta mandiri.

Di bidang pemerintahan, Ardiansyah menekankan pentingnya tata kelola yang baik melalui birokrasi yang tangguh, transparan dan akuntabel dalam memberikan pelayanan publik.

“Selain itu, pembangunan juga akan difokuskan pada penguatan infrastruktur dan digitalisasi untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendukung sistem pemerintahan yang lebih efektif dan efisien,” ujarnya.

Yang terakhir terkait pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Pemerintah daerah berupaya menyeimbangkan pembangunan dengan kelestarian alam melalui pengelolaan sumber daya terpadu agar tetap ramah lingkungan.

“Untuk mengimplementasikan lima misi utama tersebut, Pemkab Kutai Timur telah merancang 50 Program Unggulan yang terbagi dalam tiga kategori utama, yaitu Program KUTIM HEBAT, Program Desa Hebat dan Program Kota Hebat,” jelas Ardiansyah.

Baca Juga  Kasmidi Harap Asrama Miau Baru Bisa Pacu Perusahaan-Perusahaan Lain

Program-program ini dirancang dengan mempertimbangkan tantangan pembangunan, alokasi sumber daya serta strategi keberlanjutan ekonomi dan lingkungan.

Ardiansyah menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Kutai Timur tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah daerah. Sinergi antara eksekutif, legislatif, dunia usaha, akademisi, pers dan masyarakat sipil sangat diperlukan agar visi dan misi yang telah ditetapkan dapat terwujud.

Ia juga menyoroti pentingnya budaya kerja yang kolaboratif dan inovatif dalam pemerintahan. Setiap kebijakan dan program harus berlandaskan prinsip keterbukaan serta akuntabilitas agar masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam mengawal dan memberikan kritik konstruktif terhadap jalannya pemerintahan.

“Dengan kerja sama dan komitmen bersama, kita dapat menjadikan Kutai Timur sebagai daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya. (*/MMP)

1.9kDibaca

Berita Terkait

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kutai Timur
Dinkes Kutai Timur Targetkan Eliminasi Filariasis, Kasus 2025 Tercatat Enam Orang
Dinkes Kutai Timur Terjunkan Tujuh Penyuluh HIV ke Sekolah
DWP Dinas Perhubungan Kutai Timur Ajak Perempuan Cerdas Bermedia Digital
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Cegah Risiko Akses Darurat, Perkim Kutai Timur Minta Jalan Perumahan Subsidi Lebih dari 3 Meter

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:41 WITA

Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kutai Timur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:11 WITA

Dinkes Kutai Timur Targetkan Eliminasi Filariasis, Kasus 2025 Tercatat Enam Orang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:51 WITA

Dinkes Kutai Timur Terjunkan Tujuh Penyuluh HIV ke Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:51 WITA

DWP Dinas Perhubungan Kutai Timur Ajak Perempuan Cerdas Bermedia Digital

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kutai Timur

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:41 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dinkes Kutai Timur Targetkan Eliminasi Filariasis, Kasus 2025 Tercatat Enam Orang

Jumat, 9 Okt 2026 - 08:11 WITA