Musrenbang RKPD 2026 Kutai Timur Fokus Peningkatan SDM dan Infrastruktur Penunjang Investasi

Kamis, 24 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai penggerak transformasi ekonomi, yang didukung oleh infrastruktur andal guna menunjang investasi, menjadi tema utama Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kutai Timur tahun 2026. Kegiatan ini digelar pada Kamis, 24 April 2025, di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur.

Musrenbang tersebut diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutai Timur, dengan tujuan menyepakati permasalahan pembangunan daerah, menetapkan prioritas serta menyusun program dan kegiatan berdasarkan pagu indikatif, indikator dan target kinerja yang telah ditetapkan.

Kepala Bappeda Kutai Timur, Noviari Noor (MMP)

Kepala Bappeda Kutai Timur, Noviari Noor, menyampaikan bahwa output dari Musrenbang RKPD 2026 adalah berita acara kesepakatan yang akan ditandatangani oleh seluruh pemangku kepentingan yang hadir.

“Saat ini kita sudah memasuki minggu pertama bulan April, maka Musrenbang telah dilaksanakan. Selanjutnya, akan dilakukan review dan verifikasi usulan oleh TAPD. Penetapan Perkada RKPD 2026 direncanakan pada minggu keempat bulan Juni,” terangnya.

Noviari mengungkapkan bahwa total usulan dari 18 kecamatan mencapai 1.859 usulan. Selain itu, Bappeda juga telah merekap usulan dari perangkat daerah serta pokok-pokok pikiran anggota DPRD, sehingga total keseluruhan usulan mencapai 8.278 item.

“Seluruh usulan tersebut akan diverifikasi dan disinkronkan dengan visi misi dan program unggulan kepala daerah terpilih. Sehingga nantinya kita dapat memetakan kegiatan-kegiatan yang diusulkan dan menyesuaikannya dengan perangkat daerah yang berwenang,” imbuhnya.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman (MMP)

Sementara itu, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyoroti kondisi infrastruktur, khususnya di Kecamatan Sandaran, setelah pemutaran video pendek dalam kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa akses jalan menuju Tanjung Mangkaliat hingga kini memang belum tersambung sepenuhnya dari wilayah Kutai Timur.

Baca Juga  FGD Pembangunan Museum Kutai Timur, Bupati Nyatakan Pentingnya Budaya Sebagai Identitas

Namun, tahun ini pemerintah daerah akan membangun jalan penghubung sepanjang 17 kilometer dari Serium hingga Tanjung Mangkaliat melalui jalur pesisir yang berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) atau dikenal sebagai coastal way.

“Keuntungannya berlipat ganda jika kita menggunakan jalur itu. Selain membuka akses, jalur ini juga mendukung pengembangan potensi pariwisata di Sandaran yang tidak kalah menarik dibandingkan Kabupaten Berau,” jelasnya.

Pembangunan jalan akan dimulai dari Seberang Sangkulirang menuju Tanjung Manis, dan akan dilanjutkan hingga kawasan Susu Dalam. Selain itu, ruas jalan dari Manubar yang sempat terhenti di kilometer 4 akan diteruskan hingga ke Serium, lalu dilanjutkan ke Tanjung Mangkaliat.

“Pembangunan ini memerlukan anggaran yang besar. Kita akan menggunakan skema yang luar biasa nantinya. Saya yakin dalam tiga tahun ke depan skema ini berjalan dengan baik. Saya juga berharap kontraktor yang mengerjakannya adalah kontraktor yang bonafide,” ujar Ardiansyah.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya transformasi ekonomi berbasis potensi unggulan seperti pertanian, perkebunan, pariwisata, peternakan dan kehutanan. Di samping itu, kolaborasi antar SKPD dalam menekan angka kemiskinan dan stunting di Kutai Timur juga dinilai sangat penting.

Dengan adanya Musrenbang ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menyepakati sejumlah poin penting terkait sasaran dan prioritas pembangunan daerah ke depan. (MMP)

1.4kDibaca

Berita Terkait

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur
Cegah Risiko Akses Darurat, Perkim Kutai Timur Minta Jalan Perumahan Subsidi Lebih dari 3 Meter
Lindungi Hak Warga, Perkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Subsidi Wajib Sediakan 35 Persen Lahan PSU
Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai
Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah
34 Perumahan Terdaftar di Kutai Timur, 11 Telah Jalani Serah Terima Pertama PSU
Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan
Dishub Kutai Timur Petakan Potensi Parkir, Penetapan Lokasi Resmi Disiapkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:14 WITA

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:06 WITA

Cegah Risiko Akses Darurat, Perkim Kutai Timur Minta Jalan Perumahan Subsidi Lebih dari 3 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:18 WITA

Lindungi Hak Warga, Perkim Kutai Timur Pastikan Perumahan Subsidi Wajib Sediakan 35 Persen Lahan PSU

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:14 WITA

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:09 WITA

34 Perumahan Terdaftar di Kutai Timur, 11 Telah Jalani Serah Terima Pertama PSU

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA