Kantor Imigrasi Bontang Kenalkan Diri ke Pemkab Kutim, Siap Jemput Bola Pembuatan Paspor

Senin, 2 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Audiensi Kantor Imigrasi Bontang ke Pemerintah Kabupaten Kutai Timur disambut baik oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan diri serta mengenalkan keberadaan Kantor Imigrasi Bontang yang baru terbentuk.

Kepala Kantor Imigrasi Bontang, Khairil Anwar (tengah) saat diwawancarai media (MMP)

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Bontang, Khairil Anwar, kepada awak media usai pertemuan pada Senin siang, 2 Juni 2025.

Khairil Anwar menjelaskan bahwa kantor yang dipimpinnya resmi terbentuk pada Januari lalu dengan nomenklatur Kantor Imigrasi Kelas III Non-TPI Bontang.

“Karena selama ini untuk di Bontang itu namanya UKK (Unit Kerja Keimigrasian) yang di bawah Kantor Imigrasi Samarinda,” terangnya.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman bersama perwakilan Kantor Imigrasi Bontang (MMP)

Ia juga menyampaikan bahwa saat ini fasilitas keimigrasian yang dapat diberikan di Kutai Timur berupa layanan pengisian paspor atau jemput bola. Kantor Imigrasi Bontang akan mengumpulkan data secara komulatif dari komunitas atau lembaga yang membutuhkan, kemudian hadir untuk memberikan pelayanan pembuatan paspor.

“Karena kami masih dalam persiapan awal, belum banyak yang bisa kami berikan. Nanti, ke depannya juga kalau sudah terbentuk MPP, Imigrasi akan hadir di MPP Sangatta,” ungkapnya.

Khairil Anwar menambahkan bahwa secara teknis, kegiatan jemput bola akan dilaksanakan secara bertahap sesuai permohonan dari komunitas atau lembaga yang ada, mengingat keterbatasan jumlah personel.

“Biasanya itu kalau ada yang pernah kami layani, ada beberapa komunitas, misalnya ada 50 atau 100 orang, kami hadir. Bisa saja misalnya Pemda Kutim di tingkat kabupaten ini mendaftar pegawai yang ingin membuat paspor. Sudah ada sekitar 50 orang hubungi kami, kita tentukan jadwalnya. Supaya tidak mengganggu kegiatan pelayanan kami, kami hadir di sini,” pungkasnya. (MMP)

Berita Terkait

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kutai Timur
Dinkes Kutai Timur Targetkan Eliminasi Filariasis, Kasus 2025 Tercatat Enam Orang
Dinkes Kutai Timur Terjunkan Tujuh Penyuluh HIV ke Sekolah
DWP Dinas Perhubungan Kutai Timur Ajak Perempuan Cerdas Bermedia Digital
Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, 3.640 Rumah MBR Berdiri di Kutai Timur
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Cegah Risiko Akses Darurat, Perkim Kutai Timur Minta Jalan Perumahan Subsidi Lebih dari 3 Meter

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:41 WITA

Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kutai Timur

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:11 WITA

Dinkes Kutai Timur Targetkan Eliminasi Filariasis, Kasus 2025 Tercatat Enam Orang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:51 WITA

Dinkes Kutai Timur Terjunkan Tujuh Penyuluh HIV ke Sekolah

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:51 WITA

DWP Dinas Perhubungan Kutai Timur Ajak Perempuan Cerdas Bermedia Digital

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:21 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Keterbatasan Anggaran Tak Surutkan Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kutai Timur

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:41 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dinkes Kutai Timur Targetkan Eliminasi Filariasis, Kasus 2025 Tercatat Enam Orang

Jumat, 9 Okt 2026 - 08:11 WITA