Ketua DPRD Kutai Timur Apresiasi Aksi Demo Kondusif, Tekankan Etika Pejabat Publik

Kamis, 4 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi, mengapresiasi penyampaian aspirasi masyarakat melalui aksi unjuk rasa yang belakangan berlangsung di Kutai Timur. Menurutnya, seluruh aksi berjalan kondusif tanpa menimbulkan kerugian maupun kericuhan, berbeda dengan situasi di sejumlah kota besar lain.

“Hingga saat ini tidak ada kerugian materiil dari aksi-aksi tersebut. Namun satu hal adalah kerugian batin kita karena ada yang gugur di daerah lain,” ujar Jimmi, Rabu (04/09/2025) saat dimintai tanggapan terkait demonstrasi yang terjadi beberapa waktu kemarin.

Ketua DPRD Kutai Timur, Jimmi saat diwawancarai, Kamis (04/09/25). (foto: /MMP)

Jimmi menyebutkan, dalam aksi terbaru terdapat 17 tuntutan yang diajukan masyarakat untuk disampaikan kepada pemerintah pusat. DPRD Kutai Timur akan menyalurkan aspirasi itu melalui jalur partai politik masing-masing anggota dewan.

“Jadi kami, melalui anggota DPR ini lewat partai politik masing-masing, sudah mulai menyampaikan aspirasi tersebut. Dengan begitu, pemerintah maupun partai politik bisa memberikan respon yang jelas,” imbuhnya.

Dari belasan tuntutan itu, salah satu poin yang paling menonjol adalah soal etika pejabat publik. Jimmi menilai, di tengah kondisi ekonomi yang sedang menurun, pejabat publik seharusnya menunjukkan rasa empati dan menjunjung tinggi moral.

“Etika sebagai seorang pejabat publik ini harus menampakkan rasa empati. Krisis ekonomi tidak boleh serta-merta dikontroversikan dengan krisis etika, krisis moral. Karena DPR sebagai lembaga pembuat peraturan tentu harus menjunjung tinggi etika. Kalau pejabat di tingkat tertinggi saja tidak menampakkan itu, kita khawatir produk yang lahir tidak mengandung nilai filosofis terkait etika,” tegasnya.

Ia menambahkan, pada intinya aspirasi masyarakat yang disuarakan lewat aksi unjuk rasa adalah bentuk harapan agar pejabat publik lebih peduli pada rakyat kecil.

Baca Juga  KPU Kutai Timur Luncurkan Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024, Ardiansyah Beri Apresiasi

“Secara global bisa disimpulkan bahwa mereka berharap rasa kepedulian terhadap masyarakat bawah juga tumbuh dalam diri pejabat-pejabat di posisi tinggi,” pungkas Jimmi. (MMP)

1.2kDibaca

Berita Terkait

HUT ke-29 SMAN 1 Sangatta Utara, IKA HIPMA-KT Dorong Generasi Unggul dan Berkarakter
Dari Kolam Pancing hingga Tari Gawi, Cara PT SAP Memaknai Hari Buruh
Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:41 WITA

HUT ke-29 SMAN 1 Sangatta Utara, IKA HIPMA-KT Dorong Generasi Unggul dan Berkarakter

Senin, 18 Mei 2026 - 18:14 WITA

Dari Kolam Pancing hingga Tari Gawi, Cara PT SAP Memaknai Hari Buruh

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Berita Terbaru