Arena Arung Jeram Sungai Poros Sangatta Dikenal Aman dan Menantang, Siap Jadi Magnet Wisata Olahraga

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Penyelenggaraan Arung Jeram Open Tournament Dispora Cup H2H dan Slalom R4 Kutim 2025 di Sungai Poros Sangatta–Rantau Pulung Km 20 tidak hanya menyajikan tontonan olahraga yang memacu adrenalin, tetapi juga memberikan dampak positif signifikan terhadap pergerakan ekonomi lokal. Euforia dan antusiasme masyarakat sekitar terlihat jelas, memadati sepanjang area sungai tempat perlombaan berlangsung.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat membuka Arung Jeram Open Tournament DISPORA CUP H2H dan Slalom R4 Kutai Timur. (foto: */ist)

Kehadiran puluhan tim atlet dari berbagai penjuru Kalimantan Timur, ditambah dengan ratusan penonton yang datang dari Sangatta dan sekitarnya, menciptakan keramaian yang jarang terjadi di wilayah Ranpul. Lonjakan pengunjung ini secara langsung memberikan berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat, serta pedagang kecil di sekitar lokasi acara.

Sejak hari pembukaan yang diresmikan oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, area di sekitar Km 20 Sungai Poros disulap menjadi pusat aktivitas ekonomi dadakan. Pedagang makanan, minuman, hingga suvenir khas lokal melaporkan peningkatan omzet yang substansial selama turnamen berlangsung. Kehadiran ratusan penonton membuat pedagang kecil dan UMKM setempat kebanjiran pembeli selama acara. Menurutnya, sungai poros ini memiliki tantangan unik yang cocok untuk arung jeram, sehingga menjadikannya daya tarik tersendiri bagi penggemar olahraga air dari luar daerah. Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa komitmen untuk mengembangkan pariwisata olahraga merupakan tujuan utama di balik dukungan penuh terhadap event yang diselenggarakan bekerja sama dengan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kutim ini.

“Event ini bukan hanya sekadar kompetisi, tapi juga wujud komitmen kita untuk mengembangkan potensi wisata olahraga di Kutim,” tegasnya saat membuka acara.

Baca Juga  Bupati Kutim Melepas Kontingen KORMI untuk Berlaga di FORNAS VII Bandung

Fenomena ini membuktikan bahwa kegiatan olahraga berskala regional memiliki multiplier effect yang kuat, jauh melampaui batas kompetisi. Turnamen ini menjadi ruang rekreasi massal bagi masyarakat, sekaligus pendorong aktivitas ekonomi yang sangat dibutuhkan oleh warga Ranpul dan sekitarnya. Masyarakat tidak hanya datang untuk mendukung tim favorit, tetapi juga memanfaatkan momen ini sebagai ajang berkumpul keluarga.

Penyelenggara berharap dampak ekonomi ini dapat berkelanjutan, menjadikan event olahraga air sebagai agenda tahunan yang dinantikan oleh pelaku UMKM. Bupati Kutim sendiri sebelumnya menekankan bahwa turnamen ini adalah wujud komitmen untuk mengembangkan potensi wisata olahraga, yang secara implisit mencakup peningkatan kesejahteraan ekonomi lokal.

Dengan suksesnya turnamen arung jeram ini, Pemerintah Kutim didorong untuk lebih sering mengadakan event serupa di wilayah pinggiran. Hal ini penting untuk pemerataan pembangunan dan penggerak ekonomi di luar pusat kota Sangatta. Interaksi antara atlet, penonton, dan komunitas lokal berhasil menciptakan suasana yang hidup, menjadikan event ini tidak hanya sukses secara olahraga tetapi juga sukses secara sosial ekonomi. (adv/Diskominfo Kutim)

851Dibaca

Berita Terkait

Bupati Running Pace Jadi Agenda Tahunan, Usulan Jarak 28 Kilometer Disiapkan untuk HUT Kutai Timur
Mahyunadi Ingatkan Pembinaan Atlet Tak Bisa Digantikan Teknologi
Banyak Atlet Terkendala Batas Usia, Kutai Timur Didorong Percepat Penyiapan Atlet Muda
Mahyunadi Dorong Digitalisasi untuk Jaring Bibit Atlet hingga Kecamatan
Mahyunadi: Pembinaan Olahraga di Kutim Harus Berbasis Data
Dispora Kutai Timur Soroti Pemantauan Cabor yang Belum Optimal
Data Atlet Kutim Harus Lengkap, Akurat dan Terbarui
Jelang Porprov, H. Junaidi Calon Ketua Koni Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Atlet Kutim

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 08:57 WITA

Bupati Running Pace Jadi Agenda Tahunan, Usulan Jarak 28 Kilometer Disiapkan untuk HUT Kutai Timur

Rabu, 23 September 2026 - 08:24 WITA

Mahyunadi Ingatkan Pembinaan Atlet Tak Bisa Digantikan Teknologi

Rabu, 23 September 2026 - 08:03 WITA

Banyak Atlet Terkendala Batas Usia, Kutai Timur Didorong Percepat Penyiapan Atlet Muda

Selasa, 22 September 2026 - 12:21 WITA

Mahyunadi Dorong Digitalisasi untuk Jaring Bibit Atlet hingga Kecamatan

Selasa, 22 September 2026 - 11:45 WITA

Mahyunadi: Pembinaan Olahraga di Kutim Harus Berbasis Data

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Perketat Pengawasan, Pemkab Kutai Timur Susun Perbup Sanksi Pengembang Perumahan

Senin, 5 Okt 2026 - 08:26 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Solusi Konkret, Pemkab Kutai Timur Sasar Penanganan PSU Perumahan Terbengkalai

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:14 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Cegah Masalah di Kemudian Hari, Perkim Kutai Timur Minta Warga Selektif Beli Rumah

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:14 WITA