Bupati Kutai Timur Dorong Kolaborasi dengan Pemuda untuk Atasi Ketimpangan Ekonomi

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman secara resmi menutup gelaran Pekan Pemuda KNPI Kutim 2025 pada Sabtu (15/11/2025) malam. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyoroti capaian fantastis pertumbuhan ekonomi Kutim, namun sekaligus menyampaikan kekhawatiran terkait pemerataan kesejahteraan.

Berbicara di hadapan ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Helipad Bukit Pelangi, Bupati Ardiansyah memaparkan bahwa Kutim berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalimantan Timur.

Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman. (*/ist)

“Pertumbuhan ekonomi kita 10 sekian persen,” ungkap Bupati. Meski demikian, Ardiansyah menyatakan bahwa angka tersebut belum tentu menggambarkan kondisi nyata kesejahteraan di lapisan masyarakat terbawah.

“Tapi saya masih belum yakin apakah pertumbuhan itu sudah dinikmati seluruh masyarakat,” katanya menegaskan.

Oleh karena itu, Bupati menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten dengan elemen pemuda, khususnya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), untuk memastikan bahwa potensi daerah dapat dimaksimalkan demi kesejahteraan yang lebih merata.

Ia menegaskan komitmen Pemkab Kutim untuk memberikan ruang seluas-luasnya bagi pemuda agar dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pemuda memiliki peran vital sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan dan regenerasi sumber daya.

“Saya akan terus menggerakkan siapapun yang mau bekerja, termasuk KNPI. Bersama-sama kita maksimalkan potensi agar kesejahteraan dapat dirasakan masyarakat Kutim,” tegasnya.

Antusiasme warga yang memadati Lapangan Helipad Kantor Bupati Kutai Timur. (*/ist)

Sebelumnya, Bupati Ardiansyah memberikan apresiasi tinggi terhadap program-program nyata yang telah diinisiasi oleh KNPI Kutim. Salah satu yang ia contohkan adalah pembentukan Komite Tani Muda (KTM). Program ini dinilai strategis karena bertujuan menciptakan petani milenial yang berdaya saing untuk mendukung regenerasi petani sekaligus menjamin kedaulatan pangan daerah. Program KTM ini adalah bukti konkret bahwa pemuda Kutim tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga pada isu-isu fundamental di sektor primer.

Baca Juga  Dukung Penuh Implementasi Program Merdeka Belajar, Joni: Program Ini Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kutim

Selain KTM, Bupati menyebutkan bahwa KNPI Kutim juga aktif membentuk komunitas di berbagai bidang lain, mulai dari seni budaya, sosial, pendidikan, hingga ekonomi kerakyatan. Aktivitas ini menunjukkan bahwa pemuda Kutim memiliki spektrum kontribusi yang luas. “Ini menunjukkan pemuda Kutim bergerak,” ujarnya.

Penutupan Pekan Pemuda yang meriah tersebut, yang juga dimeriahkan oleh penampilan grup band ibu kota Vagetos, menjadi momentum bagi Pemkab dan pemuda untuk memperkuat komitmen kerja sama. Bupati berharap pemuda terus membawa ide-ide inovatif yang dapat membantu pemerintah menjembatani ketimpangan ekonomi, sehingga persentase pertumbuhan yang tinggi benar-benar berdampak positif bagi setiap warga Kutim. Kolaborasi ini diharapkan menjadi kunci utama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (adv/Diskominfo Kutim)

716Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Berita Terbaru