DPMDes Kutim Ungkap 3 Desa di Kaubun dan Pelawan Diperiksa Itwil Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Kutai Timur mengungkapkan bahwa saat ini terdapat tiga desa yang tengah menghadapi masalah terkait dugaan penyalahgunaan uang desa dan sedang dalam proses pemeriksaan oleh Inspektorat Wilayah (Itwil). Desa-desa yang bermasalah tersebut berlokasi di wilayah Kaubun dan Pelawan.

Meski demikian, Kepala DPMDes Kutim, Basuni, menegaskan bahwa jumlah kasus tersebut relatif kecil jika dibandingkan dengan total 139 desa yang ada di Kutai Timur. Basuni menekankan bahwa tiga desa bermasalah tersebut tidak mencapai sepuluh persen dari total keseluruhan desa. Hal ini menunjukkan bahwa secara umum, tata kelola desa di Kutai Timur masih dalam batas wajar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kutai Timur (DPMDes Kutim), Muhammad Basuni. (bl/sangattaku)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kutai Timur (DPMDes Kutim), Muhammad Basuni. (bl/sangattaku)

Menyikapi adanya dugaan penyimpangan ini, Basuni menegaskan bahwa kebijakan DPMDes adalah mengedepankan pembinaan sebagai langkah utama, dan menjadikan penindakan hukum sebagai opsi terakhir. Filosofi ini diterapkan untuk menciptakan perbaikan berkelanjutan di tingkat desa, bukan hanya fokus pada hukuman.

“Penindakan itu langkah terakhir. Kami lebih menekankan pada pembinaan, bukan penindakan,” tegas Basuni.

Ia melanjutkan, peningkatan pengawasan memang perlu dilakukan, tetapi harus lebih fokus pada aspek pembinaan dan pencegahan, bukan sekadar mencari-cari kesalahan. Penguatan tata kelola dan edukasi bagi perangkat desa dianggap lebih efektif dalam jangka panjang daripada penindakan yang bersifat represif.

DPMDes juga mencatat adanya tren positif berupa peningkatan partisipasi masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap kinerja pemerintah desa. Banyaknya laporan yang masuk ke pemerintah daerah terkait dugaan penyimpangan merupakan indikasi bahwa masyarakat semakin berdaya dan peduli terhadap penggunaan dana desa.

“Masyarakat sekarang mulai berdaya dalam pengawasan. Ini bagus, tapi harus tetap melalui prosedur yang benar, tidak langsung viral di media sosial,” tutup Basuni, menekankan pentingnya saluran resmi seperti Itwil untuk memproses laporan masyarakat.

Baca Juga  Ketua DPC PWRI Kutai Timur, Acara Kerja Tahunan Suku Karo, Panggung Perpaduan Budaya dan Pembangunan

Dalam upaya mendukung transparansi dan mencegah penyalahgunaan dana, DPMDes terus mendorong desa-desa untuk mengimplementasikan sistem informasi desa digital. Saat ini, sudah ada sekitar 40 desa yang memiliki sistem tersebut. Meskipun demikian, implementasi sistem ini harus disepakati melalui musyawarah desa dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran desa, demi memastikan keberlanjutan program transparansi tersebut. (adv/Diskominfo Kutim)

589Dibaca

Berita Terkait

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang
Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:44 WITA

Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Berita Terbaru