Open Tournament Futsal Bupati Cup Kutim 2025 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Antusiasme Peserta

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Open Tournament Futsal Bupati Cup Kutai Timur 2025 secara resmi ditutup oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, di Gelanggang Olahraga (GOR) Kudungga Sangatta pada Sabtu malam, 22 November 2025. Penutupan ini menandai berakhirnya kompetisi olahraga Futsal yang telah berlangsung 10 hari, setelah sebelumnya resmi dibuka 12 November 2025 lalu.

Turnamen yang berlangsung selama beberapa hari tersebut dinilai sukses besar, terutama karena format ‘open tournament’ yang diterapkan. Format ini tidak hanya menarik minat klub-klub lokal, tetapi juga memungkinkan partisipasi pemain profesional dari berbagai daerah, memberikan tontonan berkualitas tinggi bagi masyarakat Sangatta dan sekitarnya.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat sambutan penutupan Open Tournament Futsal Bupati Cup Kutai Timur 2025. (ist*/sangattaku)

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menyatakan apresiasi atas antusiasme peserta dan masyarakat terhadap event ini. Ia menekankan pentingnya penyelenggaraan event olahraga yang berkualitas untuk memajukan fondasi pembinaan atlet di daerah. Menurutnya, kesuksesan turnamen ini menjadi indikator kuat bahwa Kutai Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan cabang olahraga futsal.

Bupati Ardiansyah berharap Turnamen Futsal Bupati Cup dapat terus menjadi agenda tahunan. Komitmen menjadikannya event reguler didasarkan pada dampak positif langsung yang dirasakan, yaitu peningkatan kualitas atlet lokal dan penguatan infrastruktur pembinaan olahraga di Kutai Timur, khususnya pada cabang futsal yang memiliki banyak peminat.

“Kami akan terus mendorong penyelenggaraan event olahraga untuk membuka ruang pembinaan yang lebih luas bagi atlet daerah,” kata Bupati, menambahkan bahwa baik organisasi di bawah KONI maupun KORMI diharapkan dapat memanfaatkan turnamen ini sebagai sarana peningkatan kemampuan dan mental bertanding.

Ia juga menyoroti bahwa nilai hakiki dari turnamen tidak semata-mata terletak pada siapa yang keluar sebagai juara. Melainkan, nilai utama dari turnamen adalah kesempatan belajar yang diperoleh atlet muda maupun masyarakat yang menyaksikan pertandingan. Hal ini mencerminkan filosofi bahwa kompetisi adalah bagian dari pendidikan atletik.

Baca Juga  TIM MACAN SATRESKRIM POLRES KUTAI TIMUR BEKUK SPESIALIS PEMBOBOL RUMAH KOSONG

Setiap pertandingan yang diselenggarakan memberikan gambaran tentang standar kualitas permainan yang harus dicapai. Dengan demikian, Futsal Bupati Cup 2025 telah berfungsi ganda: sebagai ajang prestasi sekaligus barometer pembinaan.

Kesuksesan pelaksanaan tahun ini memberikan modal besar bagi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk memastikan event serupa digelar kembali tahun depan dengan kualitas yang lebih baik. Ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan olahraga dan mencetak atlet-atlet yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional. (adv/Diskominfo Kutim)

933Dibaca

Berita Terkait

Kecamatan Rantau Pulung Genjot Tracing Tuberkulosis dan Pembinaan Olahraga Pemuda
Bupati Running Pace Jadi Agenda Tahunan, Usulan Jarak 28 Kilometer Disiapkan untuk HUT Kutai Timur
Mahyunadi Ingatkan Pembinaan Atlet Tak Bisa Digantikan Teknologi
Banyak Atlet Terkendala Batas Usia, Kutai Timur Didorong Percepat Penyiapan Atlet Muda
Mahyunadi Dorong Digitalisasi untuk Jaring Bibit Atlet hingga Kecamatan
Mahyunadi: Pembinaan Olahraga di Kutim Harus Berbasis Data
Dispora Kutai Timur Soroti Pemantauan Cabor yang Belum Optimal
Data Atlet Kutim Harus Lengkap, Akurat dan Terbarui

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:31 WITA

Kecamatan Rantau Pulung Genjot Tracing Tuberkulosis dan Pembinaan Olahraga Pemuda

Minggu, 27 September 2026 - 08:57 WITA

Bupati Running Pace Jadi Agenda Tahunan, Usulan Jarak 28 Kilometer Disiapkan untuk HUT Kutai Timur

Rabu, 23 September 2026 - 08:24 WITA

Mahyunadi Ingatkan Pembinaan Atlet Tak Bisa Digantikan Teknologi

Rabu, 23 September 2026 - 08:03 WITA

Banyak Atlet Terkendala Batas Usia, Kutai Timur Didorong Percepat Penyiapan Atlet Muda

Selasa, 22 September 2026 - 12:21 WITA

Mahyunadi Dorong Digitalisasi untuk Jaring Bibit Atlet hingga Kecamatan

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA