Resmi Luncurkan RAD ATS 2025, Bupati Kutim Targetkan Penuntasan dalam Setahun

Jumat, 21 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, resmi meluncurkan Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) Tahun 2025. Langkah ini merupakan penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk menuntaskan seluruh kasus ATS, dengan target ambisius bebas ATS pada tahun 2026.

Peluncuran RAD ATS tersebut dilaksanakan dalam acara kerja sama antara Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Timur di Hotel Royal Victoria, Jumat (21/11/2025) pukul 08.30 WITA.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman saat memberikan arahan pada peluncuran RAD Penanganan ATS. (M2P/sangattaku)

Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya sekadar program, melainkan hak dasar fundamental setiap manusia. Ia menekankan, sektor pendidikan juga merupakan tolok ukur utama kemajuan sebuah daerah. Oleh karena itu, Ardiansyah menyoroti bahwa masalah ATS harus segera diselesaikan meski berbagai program pendidikan sudah berjalan intensif.

“Pemerintah daerah telah lama memberikan perhatian besar pada sektor pendidikan. Sebagai bukti, kita sudah mengalokasikan 20 persen anggaran APBD untuk pendidikan sejak tahun 2008,” jelas Ardiansyah.

Namun, melihat masih adanya kasus ATS, Bupati menyatakan kekecewaannya dan menargetkan penyelesaian kasus ini dapat tuntas dalam waktu satu tahun kerja. Untuk mencapai tujuan tersebut, ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk bergerak lebih cepat dan terstruktur dalam implementasi RAD.

Ardiansyah menegaskan bahwa target bebas ATS pada tahun 2026 harus dicapai dengan memastikan seluruh kegiatan penanganan berbasis pada data yang valid dan akurat, bukan hanya sekadar asumsi.

“Kita hanya bisa bekerja berdasarkan data yang benar,” pungkasnya, menekankan pentingnya validasi data sebagai kunci keberhasilan program ini. Komitmen ini juga mencakup dukungan program penunjang, salah satunya pengadaan bus sekolah yang dipastikan akan segera direalisasikan pada perubahan APBD tahun ini. Program bus sekolah diharapkan dapat mengatasi masalah akses dan transportasi bagi anak-anak yang berada di daerah terpencil atau jauh dari lokasi sekolah.

Baca Juga  Bupati Kutai Timur Pimpin Upacara Hari Santri Nasional

Dengan adanya RAD ini, Pemerintah Kutai Timur berharap dapat mengintegrasikan semua upaya lintas sektor, mulai dari Dinas Pendidikan, Dukcapil, hingga perusahaan swasta, demi memastikan setiap anak di Kutai Timur mendapatkan akses pendidikan yang layak sesuai dengan amanat konstitusi. Implementasi RAD ini akan dipantau ketat untuk memastikan percepatan penuntasan ATS sesuai jadwal yang ditetapkan. (adv/Diskominfo Kutim)

1.2kDibaca

Berita Terkait

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata
Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga
Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya
Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik
Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi
Bupati Ardiansyah Ajak Masyarakat Manfaatkan Pameran Buku Out of the Books
GPMB Kutai Timur Dilantik, Dorong Penguatan Budaya Minat Baca
IDI Kutim Gelar Pelatihan BHD di SMA Negeri 2 Sangatta, Siswa Praktik Resusitasi Jantung Paru

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:18 WITA

HUT ke-27 Kutai Timur, Ardiansyah Tegaskan Deklarasi Anti Narkoba Harus Berlanjut dengan Aksi Nyata

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:57 WITA

Pecahkan Rekor MURI, Polres Kutai Timur Gagas Deklarasi Anti Narkoba, Libatkan 61.000 Pelajar dan Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Buka Erau Adat Pelas Benua, Bupati Kutim Tekankan Pentingnya Jaga Identitas Budaya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Kutai Timur Pastikan Program Layak Anak Berjalan Terus Meski Raperda Ditarik

Sabtu, 26 September 2026 - 12:34 WITA

Kondisi Udara Masih Fluktuatif, Bupati Kutai Timur Minta PJJ Dievaluasi

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Komoditas Kelapa Sawit dan Padi Sawah Jadi Primadona di Rantau Pulung

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:08 WITA