Anggaran BKKD Kutim Naik Signifikan Jadi Rp250 Juta, Bupati Ardiansyah Bantah Tudingan Hambat Pembangunan

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SANGATTAKU – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, secara resmi memberikan tanggapan tegas terhadap isu miring yang beredar mengenai pelaksanaan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) atau dana RT. Selain mengklarifikasi prosedur, Bupati juga menyoroti adanya peningkatan alokasi anggaran yang signifikan, menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap program ini.

Dalam kesempatan tersebut, Ardiansyah Sulaiman membantah keras tudingan yang menuduh dirinya atau jajarannya sengaja menghambat proses pembangunan di tingkat desa dan RT. Isu ini muncul seiring adanya keluhan mengenai keterlambatan pencairan dana pada tahap tertentu. Bupati menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut memiliki alasan prosedural yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. (M2P/sangattaku)

“Keterlambatan yang sempat terjadi murni akibat dinamika prosedur pergeseran anggaran yang membutuhkan waktu, bukan unsur kesengajaan,” tutupnya, memberikan penekanan bahwa proses administrasi anggaran, terutama yang melibatkan perubahan alokasi, membutuhkan tahapan yang tidak singkat.

Prosedur pergeseran anggaran adalah mekanisme keuangan daerah yang harus ditaati, memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan memiliki dasar hukum dan alokasi yang tepat. Dinamika ini terjadi ketika pemerintah daerah melakukan penyesuaian prioritas atau menambah porsi anggaran di tengah tahun fiskal berjalan, seperti yang terjadi pada alokasi dana RT.

Bupati memaparkan, komitmen pemerintah daerah terhadap program BKKD justru terlihat dari adanya peningkatan anggaran yang sangat substansial. Pada alokasi anggaran murni di tahap awal, dana yang disiapkan adalah sebesar Rp100 juta. Namun, melalui proses perubahan anggaran, alokasi tersebut ditambah secara signifikan.

Menurut data yang disampaikan Bupati, nilai total anggaran BKKD untuk tahun ini telah mencapai Rp250 juta, naik 150 persen dari alokasi awal. Peningkatan ini menunjukkan upaya serius Pemerintah Kabupaten Kutim dalam memperkuat dukungan finansial terhadap program kerja Rukun Tetangga yang merupakan garda terdepan pelayanan publik.

Baca Juga  Capaian Realisasi Anggaran Rata-rata Masih Di Bawah Target, Zubair Minta PD Evaluasi

Ardiansyah berharap, peningkatan anggaran ini dapat memacu kinerja seluruh RT di Kutim untuk segera mengajukan program-program unggulan mereka. Peningkatan dana BKKD memungkinkan RT untuk menjalankan program yang lebih ambisius dan berdampak besar, melebihi kemampuan yang dapat dicapai dengan alokasi Rp100 juta di awal tahun.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam spekulasi negatif yang beredar di masyarakat dan mengembalikan fokus kepada implementasi program BKKD. Pemerintah Kabupaten Kutim berkomitmen memastikan bahwa dana yang sudah dialokasikan, termasuk penambahan signifikan ini, dapat segera terserap efektif di lapangan setelah prosedur usulan program dari RT dipenuhi. (adv/Diskominfo Kutim)

781Dibaca

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025
Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026
Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD
Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi
Meski APBD Turun, Bupati Kutim Jamin Program Jaminan Sosial Pekerja Informal Tetap Berjalan
Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB
Dukung Penurunan Stunting, Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Asal Kutim Diharapkan Jadi Pilot Project Nasional
Transparansi Dana RT Dijamin Perbub, Pengawasan Dilakukan Berjenjang

Berita Terkait

Kamis, 18 Desember 2025 - 11:05 WITA

Kejaksaan Negeri Kutai Timur Sukses Bangun Zona Integritas, KemenPANRB Anugerahkan WBK 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:04 WITA

Instruksi Bupati Ardiansyah: Data BMKG Wajib Tampil di Seluruh Videotron Hingga Januari 2026

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:26 WITA

Jadi Ujung Tombak Peningkatan Layanan di Akar Rumput, Ardiansyah Sulaiman Jamin Motor Operasional Ketua RT Kutim Aman dari Efisiensi APBD

Selasa, 2 Desember 2025 - 09:17 WITA

Antisipasi Lonjakan Permintaan Akhir Tahun, Pemkab Kutim Siapkan Langkah Kontrol Ekonomi

Senin, 1 Desember 2025 - 19:59 WITA

Inovasi ‘Cap Jempol Stop Stunting’ Jadi Kebanggaan Daerah, Ardiansyah Sulaiman Apresiasi Kepala DPPKB

Berita Terbaru