Masalah Ketersediaan Air Bersih, Abdi Firdaus Minta Pemerintah Lakukan Percepatan Pembangunan

Minggu, 5 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah Banner-DPRD.jpg

SANGATTAKU – Masalah ketersediaan air bersih masih menjadi isu serius di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), khususnya di Kecamatan Teluk Pandan, yang dikenal sebagai pintu gerbang daerah dengan slogan “Untung Tuah Banua.”

Air bersih, yang memenuhi standar kesehatan dan dapat dikonsumsi setelah dimasak, menjadi kebutuhan vital yang belum sepenuhnya terpenuhi di wilayah ini. Menurut Anggota DPRD Kutim, Abdi Firdaus, dari enam desa di Kecamatan Teluk Pandan, hanya satu desa yang saat ini memiliki akses terhadap air bersih.

“Jadi dari enam desa tersebut, baru Desa Teluk Pandan yang ada air bersih, sisanya masih belum ada,” ungkap Abdi Firdaus usai melaksanakan reses di Kecamatan Teluk Pandan beberapa waktu lalu.

Abdi Firdaus menekankan perlunya percepatan program pembangunan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, seperti air bersih. Untuk mendukung inisiatif ini, dia berencana menggunakan sebagian dana Pokok Pikiran (Pokir) yang dimilikinya.

“Selain dari pemerintah, saya juga akan arahkan sebagian dana Pokok Pikiran (Pokir) untuk kesana,” terangnya.

Dia juga mengajak pihak swasta, terutama perusahaan-perusahaan di sekitar Kecamatan Teluk Pandan, untuk turut berkontribusi dalam penyediaan air bersih. Saat ini, Abdi Firdaus masih menunggu informasi dari PT Indominco mengenai kontribusi mereka dalam masalah ini.

‘’Saya juga masih menunggu informasi dari PT Indominco yang akan membantu penyediaan air bersih, sampai saat ini sudah sejauh apa,” pungkasnya.

Abdi Firdaus berharap bahwa dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan sektor swasta, masalah ketersediaan air bersih di Kecamatan Teluk Pandan dapat segera teratasi, sehingga kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (AD01/DPRD)

689Dibaca

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung
Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini
Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan
Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel
Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat
Hindari Konflik Agraria, Pemkab Kutim Teliti Ketat Batas Tanah Ulayat Calon MHA
Truk Pengangkut Material Diingatkan Tutup Muatan, Dinas Perhubungan Sampaikan Sanksi Tegas
Dishub Kutai Timur Petakan Potensi Parkir, Penetapan Lokasi Resmi Disiapkan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:16 WITA

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 September 2026 - 11:11 WITA

Tekan Angka Kecelakaan, Dishub Kutai Timur Petakan Titik Black Spot dan Genjot Edukasi Dini

Rabu, 30 September 2026 - 09:12 WITA

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 September 2026 - 08:09 WITA

Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Selasa, 29 September 2026 - 15:28 WITA

Luruskan Pemahaman Publik, Pemkab Kutim Jelaskan Perbedaan Masyarakat Adat dengan Masyarakat Hukum Adat

Berita Terbaru

Diskominfo Kutai Timur

Dinkes Kutai Timur Dampingi 30 Pelaku UMKM Urus NIB dan SPP-IRT

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:24 WITA

Ekonomi & Kesehatan

BPJS Kesehatan Keluarkan Lebih dari Rp100 Triliun untuk Biaya Penyakit Jantung

Rabu, 30 Sep 2026 - 11:16 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Dishub Kutai Timur Mulai Matangkan Operasional Pelabuhan Kenyamukan

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:12 WITA

Diskominfo Kutai Timur

Banyak Pegawai Purna Tugas, Dishub Kutai Timur Siapkan Regenerasi Personel

Rabu, 30 Sep 2026 - 08:09 WITA